Seniman Depok Rindukan Gedung Kesenian

Seniman saat apresiasi di Rumah Budaya Depok

DEPOK-INTERAKTIF, Meski usia Kota Depok masih muda baru 12 Tahun, namun pembangunan dan perekonomian berkembang cukup pesat. Hal ini menjadi daya tarik bagi banyak orang untuk datang dan tinggal di Kota Depok yang masih tergolong nyaman dan segar.

Diantara para pendatang yang menetap di Depok adalah nama-nama seniman besar seperti W.S. Rendra (Alm), Iwan Fals, Hamsat Rangkuti, Gerson Poyk, Diah Hadaning, Asrizal Nur, Hanafi (Pelukis) dan masih banyak lainnya.

Selain sumber daya manusia nya yang memiliki banyak daya dan potensi, Depok juga memiliki banyak warisan budaya peninggalan leluhur seperti Gong Si Bolong dan gedung-gedung peninggalan Belanda. Di Depok juga ada Universitas ternama seperti Universitas Indonesia dan Gunadarma.

Namun diantara pesatnya kemajuan dan daya tarik yang dimiliki Depok, sayangnya Depok masih minim perhatian kepada para seniman. Banyak seniman Depok yang sejak lama merindukan Gedung Kesenian untuk ber-apresiasi, namun Pemerintah Kota Depok hingga kini belum bisa merealisasikan.

“Kami para seniman Depok sangat merindukan Gedung kesenian untuk berkumpul, pentas, dan mengembangkan seni budaya di Kota Depok,” ujar Mpu Sungsang, seniman Depok yang mewakili teman-temannya. Mpu Sungsang juga mengatakan bahwa Pemkot Depok juga diharapkan dapat merangkul para seniman dan bersama-sama memajukan seni budaya di Kota Depok.

“Pesatnya kemajuan pembangunan, perlu diimbangi dengan menguatkan nilai-nilai budaya agar pembangunan itu memiliki arti dan manfaat yang positif bagi masyarakat,” ujar Mpu Sungsang di Rumah Budaya Depok, Senin (23/01).

(TRO)

Komentar

Comments are closed.