Pelukis Bendera Hanura Di Tusuk Oleh Dua Pemuda Mabuk

DepokInteraktif.com – Tidak ada ombak dan Tidak ada Badai, seorang Pelukis Graffiti Muhammad Safik yang sedang asyik melukis simbol peringatan Hut -RI dan Melukis Logo Bendera Partai Hanura secara Tiba -tiba Di datangi Dua Pemuda yang sedang mabuk berat,meminta uang untuk beli minuman.

Akibat Permintaannya tidak digubris dua pemuda tanggung itu menyerang Muhammad safik, Duel yang tidak berimbang itu terjadi begitu cepat,Safik terluka satu tusukan di bagian muka,dan sasatan Beda tajam berjenis Golok sisir,yang melukai paha sebelah kiri.Kejadian tindak kekerasan dan pengroyokan dengan senjata tajam ini terjadi pada minggu Pukul 01.00 Wib di Jalan Kemang Suatama tepatnya di Gang Namin Kali Mulya Cilodong Depok.

Muhammad Safik ( 17 th ) Mengatakan dirinya dan 4 orang temannya sedang asyik membuat lukisan Semarak Hut RI yang Ke-73,dan melukis logo Bendera Hanura di Gang Namin tepatnya di jalan Kemang Sautama.safik tiba-tiba didatangi dua orang sedang mabuk berat dan meminta uang untuk beli minuman.” Saya sedang asyik melukis Gambar Bendera Partai Hanura,tiba-tiba didatangi dua pemuda,kalau saya lihat dia lagi mabuk berat.awalnya sih salah satu pelaku tersebut menanyakan soal pacarnya,saya jawab tidak tahu.terus dia langsung minta uang buat beli minuman. Karena saya bilang nga punya uang membuat dua pelaku marah dan langsung menyerang saya dengan mengunakan senjata tajam.,” kata safik

Lebih lanjut safik menuturkan akibat dirinya melakukan perlawanan dengan membela diri dua pelaku semakin membabi buta menyerang saya. setelah menusuk bagian muka dan paha sebelah kiri dua pelaku langsung kabur.

” ketika teman-teman saya berusaha menolong saya,para pelaku langsung lari kabur.saya merasa sakit di pipi sebelah kiri akibat terkena tusukan pisau dari pelaku,begitupun paha sebelah kiri,robek terkena goresan Golok sisir.baru ketika saya berlumpuran darah banyak teman-teman saya datang menolong,” ujarnya

M.Murdiono Ayah dari safik yang dihubungi oleh Wartawan membenarkan Putranya menjadi korban kekerasan dan pengroyokan tadi malam.bahkan Pihak Keluarga sudah melakukan Visum atas luka tusukan pada safik.

Menurut keterangan M.Murdiono orang tua safik.sedang menunggu niat baik para Keluarga pelaku.alasanya karena salah satu pelaku teman dari safik ” saya hari ini sedang menunggu niàt baik para keluarga pelaku,agar bertanggungjawab dan mengakui perbuatannya.tapi jika sore ini tidak ada niat baik dengan mendatangi rumah saya.pasti akan saya lanjutkan dengan membuat laporan ke Polisi.,” Tegas M.Murdiono

Ketika ditanya soal indentitas para Pelaku penyerangan yang melakukan penusukan kepada safik.M.Murdiono dengan tegas sudah mengantongi indentitas para pelaku.

Hingga berita ini diturunkan pihak keluarga Korban masih menunggu kedatangan dari para keluarga Pelaku.

Kabarnya menunggu sampai pukul 17.00 sore ini. Jika tidak datang akan membuat laporan ke Polisi.(Jw)

Komentar