Headline Jawa Barat Lingkungan Hidup Seni Budaya 

Penyair & Musisi Depok Kampanyekan Lestari Situ Patinggi

TAPOS, DEPOK – Komunitas LESPATI kembali menggelar Festival Lespati Jilid Kedua di Situ Patinggi, Tapos Depok. Acara ini didukung juga oleh Jaringan Kerja Kebudayaan Rakyat (JAKER), Vocalis Republik Indonesia (VRI), Persaudaraan Mitra Tani Nelayan Indonesia (PETANI), Depok Journalist Club (DJ’ Club), Info Depok dan Pardi Dongkal dari Pokdarwis Situ Patinggi.

Acara Puisi dan Akustikan ini diramaikan oleh sejumlah penyair dan musisi Kota Depok dan Jakarta yang hadir untuk turut mengkampanyekan Lestari Situ Patinggi.

Festival Lespati ini lahir dari rasa keprihatinan sejumlah seniman dan aktivis lingkungan atas kerusakan dan penyempitan area Situ Patinggi akibat keserakahan pengembang yang membangun di area sepadan Situ Patinggi. Dan anehnya, Pemerintah Kota Depok dan BBWSCC seakan bungkam dan tutup mata, padahal itu jadi tanggujawab dan kewenangan utama mereka untuk menjaga dan melestarikan.

Para penyair yang hadir antara lain Tora Kundera, Imelda Hasibuan, Dewi dan Susy Widiaty. Sementara musisi yang hadir ada Aji San Jiung, Ki Sungsang, Om Dodot, Om Benny, Coki, Denji, Hendri Mubat, Wawan Togar, dan masih banyak lagi dari VRI.

Band HITAM PUTIH dan AKUSARA menjadi bintang tamu diacara Festival Lespati #2 ini, dengan membawakan lagu-lagu karya cipta sendiri yang sudah cukup populer dikalangan muda Depok. Selain itu, mereka juga akan membuat lagu-lagu tentang kelestarian alam dan akan turut mengkampanyekan Lestari Situ Patinggi.

“Dengan Gotong Royong, kami menggelar acara ini demi melestarikan situ patinggi yang rusak parah akibat ulah pengembang yang membangun secara ugal-ugalan dan mendapat izin dari pemkot Depok. Kami ingin situ patinggi sebagai area resapan air dan mata air, bisa lestari hingga anak cucu kami kelak,” ujar Tora Kundera penggagas Komunitas Lespati.

Komentar

Berita Terkait