Headline Hukum & Kriminal SOSIALISASI 

Walikota Depok Dukung Pembentukan Masyarakat Pendidikan Anti Korupsi

Depok Interaktif, Balaikota – Wali Kota Depok, Mohammad Idris, mendukung adanya program pembentukan Masyarakat Pendidikan Anti Korupsi (MPAK). Diharapkan, adanya gerakan ini meminimalisir terjadinya kasus-kasus korupsi seperti di satuan pendidikan.

“Diundangnya kepala sekolah ini, bukan berarti kami menganggap atau menuduh sekolah rawan korupsi. Namun sebagai upaya menyamakan persepsi terkait hal-hal yang bisa menimbulkan kesempatan untuk korupsi,” kata Mohammad Idris saat membuka acara Sosialisasi Pendidikan Antikorupsi di Balai Kota Depok, Rabu (04/12/2019).

Menurutnya, terjadinya korupsi bukan hanya karena ada keinginan pribadi. Namun terkadang, sambungnya, adanya kesempatan yang bisa menggoda orang untuk melakukannya.

“Program MPAK ini dalam rangka sama-sama menumbuhkan semangat, membudayakan guru-guru dan anak didik yang ada di bawah kendali kepala sekolah, untuk mengatakan tidak pada korupsi dalam bentuk apa pun,” tegasnya.

Mohammad Idris menambahkan, salah satu implementasi dari MPAK adalah dengan memasukan edukasi antikorupsi ini dalam kurikulum sekolah. Dengan demikian, menjadi program rutinan yang arahnya membangun budaya antikorupsi.

FOTO: Wali Kota Depok, Mohammad Idris (tengah) memberikan arahan saat kegiatan Sosialisasi Pendidikan Antikorupsi di Balai Kota Depok, Rabu (04/12/2019). (Diskominfo)

“Upaya-upaya ini mudah-mudahan berdampak positif terhadap pembangunan pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM),” tutupnya.

Komentar

Berita Terkait

Secured By miniOrange