Headline Politik 

Antara Rama Pratama dan Tora Kundera

 

DEPOK – Rama Pratama dan Tora Kundera yang sama-sama bergerak pada Reformasi 1998 saat itu, kini bertemu kembali di Depok.

Pada 1998 Kota Depok belum lahir. Buah dari Reformasi 98, ada undang-undang otonomi daerah yang memudahkan suatu wilayah melakukan pemekaran. Dan kota Depok adalah salah satu wilayah yang menikmati buah reformasi 98. Pada tahun 1999, Kota Depok bersamaan dengan Kota Cilegon, tepatnya pada tanggal 27 April 1999 Depok Lahir Sebagai sebuah kota baru.

Diskusi kembali terjadi antara Rama Pratama dan Tora Kundera. Rama lulusan Fakultas Ekonomi UI, lebih banyak melihat potensi luar biasa yang ada di Kota Depok.

Sementara, Tora Kundera lebih fokus pada penguatan kebudayaan sebab pembangunan Kota Depok lari tunggang langgang dampak dari geografis kota yang wilayahnya beririsan dengan Ibu Kota Jakarta yang jauh beratus tahun lebih tua dari usia Depok yg masih muda.

Rama Pratama, anak muda visioner dan berpengalaman sebagai AKTIVIS maupun PEJABAT. Dari dahulu hingga kini, tetap rendah hati dan gaulnya asik.

Tora Kundera Calon Walikota Independen sudah tak punya harapan lagi untuk mendaftar. Tinggal jalur partai politik yang bisa mendaftar. Dan RAMA masih memiliki peluang besar.(*)

Komentar

Berita Terkait

Secured By miniOrange