Home Headline Idris: Pertemuan Skala Besar Belum Dibolehkan

Idris: Pertemuan Skala Besar Belum Dibolehkan

BALAIKOTA – Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Depok Mohammad Idris menegaskan, saat ini pertemuan skala besar belum diperbolehkan. Mengingat, Kota Depok masih dalam status Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Proporsional.

“Banyak pertanyaan terkait kegiatan yang dilakukan dengan  mengumpulkan banyak orang seperti pengajian, halal bihalal, wisuda kelulusan, seleksi masuk Perguruan Tinggi dll, sudah diperbolehkan atau belum. Kami tegaskan kegiatan tersebut belum bisa dilakukan dalam masa PSBB Proporsional ini,” ujarnya, Sabtu (13/06/20).

Dikatakannya, kebijakan ini sesuai dengan Peraturan Wali Kota Depok Nomor 37 Tahun 2020. Bahwa untuk kegiatan pertemuan skala besar, kongres, seminar, workshop, bimbingan teknis dan/atau kegiatan lain yang sejenis, belum diperkenankan.

“Kami mohon kerjasama seluruh pihak untuk dapat mengikuti protokol ini. Karena demi kebaikan dan keselamatan kita semua,” terangnya.

Lebih lanjut, Mohammad Idris menyebutkan, perkembangan kasus pasien sembuh Covid-19, hari ini bertambah sebanyak enam orang. Dengan demikian, total pasien sembuh menjadi 371 orang atau 57,25 persen dari seluruh kasus konfirmasi positif yang ada.

Sementara kasus pasien konfirmasi pasitif  bertambah sebanyak 14 kasus. Penambahan tersebut berasal dari tindaklanjut program rapid test Kota Depok yang ditindaklanjuti dengan Swab di Labkesda dan Polymerase Chain Reaction (PCR) di Laboratorium RSUI 11 kasus, 2 kasus merupakan informasi dari Rumah Sakit  Bhayangkara Brimob Kelapa Dua, dan 1 kasus dari informasi RSUP Persahabatan Jakarta.

“Dengan penambahan ini, total pasien konfirmasi positif sebanyak 648 orang,” terangnya.

Dia menambahkan, untuk Orang Tanpa Gejala (OTG) yang selesai pemantauan hari ini bertambah 45 orang dan Orang Dalam Pemantauan (ODP) 33 orang. Sedangkan Pasien Dalam Pengawasan (PDP) yang selesai pengawasan bertambah 5 orang.

“Sementara jumlah pasien yang meninggal dunia dua sebanyak 31 orang,” pungkasnya. (BD)

- Advertisement -
- Advertisement -
- Advertisement -

Jawa Barat

DEPOK ZONA MERAH COVID-19 DI BODETABEK

DEPOK- Kota Depok memiliki tingkat yang keakutan tinggi dalam penularan COVID-19 di antara kota dan kabupaten lain yang berbatasan dengan episentrum DKI Jakarta terhadap...
- Advertisement -

DJC Bagikan Bantuan Sembako dari Qonita

DEPOK - Bertepatan dengan hari Kartini, Bakal Calon (Balon) Walikota Depok dari Partai Persatuan Pembangunan Kota Depok Hj. Qonita Luthfiah, memberikan bantuan Sembako kepada...

Walikota Depok Keluarkan 12 Jurus Pencegah COVID-19

MARGONDA - Dalam melawan penyebaran wabah Virus Corona (Covid-19) ditengah warga, Pemerintah Kota Depok mensosialisasikan 12 cara atau jurus untuk pencegahan penyebaran Covid-19. Walikota Depok Muhammad...

Ndaru Siap Menghadapi pemilihan Duta Baca Jawa Barat

Duta Baca kota Depok Ndaru Luriadi akan mengikuti pemilihan Duta Baca Jawa Barat untuk 2020 yang dilaksanakan di Bandung pada 10 sampai 12 Maret. Pada...

Berita Terkait

Aktivis Depok Tak Yakin Kasat Lantas Serius Berantas Percaloan SIM

  DEPOK - Gebrakan Kasat Lantas Polres Metro Depok yang baru dalam upaya pemberantasan percaloan di Satpas SIM 1221 Depok, dinilai sejumlah aktivis Kota Depok...

Aksi Kamisan Depok Tuntut Janji Presiden Ungkap Kasus Penculikan Penyair

  PANMAS - Sejumlah aktivis Kota Depok yang dipelopori oleh Tia Sulaiman aktivis Hak Asasi Manusia, Tora Kundera aktivis Budaya, Pardonk aktivis reforma agraria dan...

Peluang Pasangan Cawalkot Depok Di Pilkada 2020

Hasil Analisa & Kajian DEPOK UNITE Terkini: Idris + Qonita Rama + Afifah Hardiono + Hafid Pradi + Babai Peluang pasangan Cawalkot yang akan maju di Pilkada 2020 DEPOK UNITE...

Kasat Lantas Polrestro Depok Jamin Tidak Akan Ada Lagi Percaloan Pembuatan SIM Atas Nama Apapun

SUKMAJAYA –  Sesuai dengan pernyataannya Kasat Lantas Polrestro Depok Kompol Erwin Aras Genda SIK, untuk mensterilkan Satpas SIM dari praktek percaloan, Sabtu pagi 20...