Pendidikan 

Ratusan Guru PGRI Panmas Penyuluhan Hukum Perlindungan Guru & ITE

Kota Kembang, Detif.com – Minimnya pengetahuan para guru-guru yang bertugas mengajar di sekolah- sekolah wilayah Pancoran Mas, membuat Pengurus Cabang Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kecamatan Pancoran Mas, memberikan penyuluhan hukum, guna membekali mereka, saat berhadapan dengan hukum terkait tugas mereka.

Sedikitnya 110 guru Sekolah Negeri dan Swasta, membanjiri Aula Kantor Cabang PGRI Kota Depok, Jumat (16/3/2018), guna mengikuti Penyuluhan Hukum UU Perlindungan Guru dan UU Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE), yang digagas dan diselenggarakan oleh Divisi Advokasi dan Diklat PGRI Cabang Kec. Panmas.

Disela-sela acara, Ketua PGRI Kota Depok, Syamsudin Azhary mengungkapkan sangat mendukung kegiatan tersebut, pasalnya banyak guru belum memahami secara mendalam, guru itu dilindungi oleh Undang-Undang (UU).”Guru-guru banyak yang belum tahu tentang UU Perlindungan Guru, sehingga dalam bertugas meningkatkan disiplin peserta didik, rentan ragu dan takut tersangkut masalah hukum oleh siswa maupun Orang Tua Siswa”, ujarnya.

Berkat diberikannya Penyuluhan tersebut, Dia menghimbau kepada para guru untuk semakin meningkatkan kinerja dalam bertugas dan jangan ragu lagi mengajar disiplin peserta didiknya.”Dari penyuluhan ini, mereka semakin tahu tindakan apa saja yang diperbolehkan dalam UU saat menjalankan tugasnya dan terhadap peserta didik”, tandasnya.

Para guru tampak antusias saat, nara sumber dari YLBH Kami Ada, Tatang, SE, SH memaparkan materi UU Perlindungan Guru dan permasalahan yang kerap dialami oleh para guru, lantaran adanya UU Perlindungan Anak.

“Dulu tahun 80 sampe 90, tidak masalah guru menyuruh murid bersihkan WC, menjewer dan mencubit siswa, untuk mendisiplinkan siswanya.Sejak adanya UU Perlindungan Anak, hal-hal seperti itu tidak lagi diperbolehkan”, tukasnya.

Tatang menyampaikan kini bukan hanya sebagai pelaku, guru juga ada yang menjadi korban, seperti adanya siswa menaniaya guru.Dia juga memberikan penjelasan hak dan langkah apa saja yang bisa dilakukan oleh guru, saat tersangkut masalah hukum ketika menjalankan tugas mengajar.

Ketua PGRI Cabang Panmas, Dindin Sirojudin usai penyuluhan menerangkan, penyuluhan tersebut sangat penting bagi para guru, agar tidak salah langkah dalam menjalankan tugasnya, sebab Guru dilindungi oleh UU.

‘Ini menjadi sangat penting bagi guru memahami UU yang melindungi mereka, agar mereka semakin yakin dalam bertugas dan kinerjanya semakin meningkat”, pungkasnya. (iki)

Komentar

Berita Terkait