Pendidikan 

Tim JMS Kejari Depok Datangi SMPN 15

Mekarsari, Detif.com – Ratusan pelajar sekolah menengah pertama negeri (SMPN) 15 Depok, diminta berhati-hati dan tidak main sebar saja sejumlah foto, berita atau lainnya saat menerima informasi di Handphone (HP) miliknya kepada rekan atau teman lainnya, serta untuk selalu selektif berteman maupun bergaul agar tidak terjerumus masalah hukum.

“Hindari atau kurangi nongkrong yang tidak ada perlunya, mendingan pulang ke rumah dan belajar setelah selesai sekolah, termasuk berhati-hati dalam menggunakan atau bermain sosial media (sosmed) melalui HP, karena akan terkena sanksi hukum jika menyalahi aturan atau menyebarkan berita bohong alias hoax,” kata Kepala Seksi (Kasie) Intelejen Kejaksaan negeri (Kejari) Depok, Kosasih didampingi Jaksa Fungsional Hasudungan Parlindungan dan Henny Harjaningsih saat memberikan penyuluhan dan kegiatan Jaksa Masuk Sekolah (JMS) di SMPN 15, Mekarsari, Cimanggis, Jumat (23/3).

Kebanyakan kegiatan nongkrong yang tidak ada gunannya, malah berdampak negatif seperti merokok, minuman keras hingga aksi tawuran pelajar semuanya tentunya akan merugikan diri sendiri, keluarga, teman hingga masyarakat, banyak yang berujung kepada jalur hukum.

Kondisi sekarang yang semakin maju dengan teknologi canggih, berbagai kegiatan negatif tentunya mudah disampaikan melalui media sosmed, sehingga siswa atau pelajar harus dapat memilah mana yang baik dan mana yang salah, agar tidak terjerumus dalam kegiatan tindak kriminalitas, maupun lainnya yang berujung ke jalur hukum.

Menurut dia, banyak contoh belakangan hanya persoalan kecil atau sepele melalui sosmed berakhir ke meja hijau atau pengadilan, termasuk kegiatan yang awalnya nongkrong kemudian berlanjut ke merokok, minuman keras, aksi tawuran pelajar hingga tindak kejahatan lainnya.

“Semua dapat dihindari jika pelajar yang tugasnya belajar mengikuti apa yang sudah diberikan oleh sekolah, guru dan orang tua,” tuturnya.

Sementara itu, Jaksa Fungsionaris Hasudungan Parlindungan, berharap pelajar di SMPN 15 Depok rajin belajar untuk meriah cita-cita yang lebih tinggi untuk masa depan bangsa. “Siapa tau adik-adik siswa lulusan SMPN 15 Depok ini, bisa jadi Jaksa Agung, Menteri Kehakiman atau lainnya, mengantikan generasi sekarang ini,” imbuhnya.

Kepsek SMPN 15 Depok, Anis Budiyani, mengatakan sangat mendukung dan setuju dengan kegiatan tim penyuluhan hukum JMS Kajari Depok dalam upaya memberikan pemahaman, pengertian serta lainnya berkaitan dengan tugas, fungsi serta kewajiban kejaksaaan kepada siswa dan siswi.

“Ini sangat bermanfaat bagi mereka untuk menambah ilmu dan pengetahuan terhadap masalah hukum,” katanya.(Andi)

Komentar

Berita Terkait