Pokir Komisi C DPRD Kota Depok Pada APBD Perubahan 2017

Kota Kembang, Detif.com – Pertengahan Juli lalu, masing-masing Komisi dalam rapat Paripurna DPRD Kota Depok menyampaikan Pokok-Pokok Pikiran (Pokir), untuk disampaikan kepada Pemerintah Kota Depok. Sesuai dengan bidang tugas Komisi C yakni pembangunan, terdapat sejumlah pokir yang terfokus pada DLHK, Disrumkim, Dishub, DPUPR dan Damkar dan Penyelamatan. Pokir tersebut diperoleh saat para anggota Dewan melakukan Reses, bertemu langsung dengan masyarakat dan konstituennya.

Pimpinan dan seluruh anggota Komisi C DPRD Kota Depok, menyampaikan pokir mereka terhadap APBD Perubahan 2017, melalui Rapat Kerja dengan OPD serta rapat dengar pendapat dengan masyarakat.

Hasil peninjauan lapangan, Komisi C mendapatkan Pokir bahwa, pada Dinas Lingkungan Gidup dan Kebersihan (DLHK), perlu ada persiapan peremajaan pohon tepi jalan, seiring merebaknya polusi udara dampak meningkatnya volume kendaraan. Dinas-dinas se Kota Depok yang tupoksinya berkaitan dengan situ, harus mengelola dan menjaga keberadaan situ-situ di Kota Depok. Dirasakan masyarakat, perlu penambahan Unit Pengolahan Sampah (UPS) di tiap Kelurahan, agar mampu menampung sampah dan tidak ada lagi TPS liar ditempat lain.

Bagi Dinas Perumahan dan Permukiman (Disrumkim), Komisi C mendorong dan mendukung untuk segera melakukan dan menyelesaikan, permasalahan lahan situ Gadog. Segera melakukan penambahan Rumah Tidak layak Huni (RTLH) dan dibuatkan sarana sanitasi yaitu MCK dan septic tank.Lingkungan kumuh pun diminta agar lebih diperhatikan.

Sementara itu, pada Dinas Perhubungan, terdapat banyak Pokir seperti, mendorong segera dibangunnya Fly Over dilintasan kereta jalan dewi sartika, guna mengurangi kemacetan. Membuat jalan penghubung antara kawasan Cinere dan Sawangan dengan Pusat Kota, tidak hanya mengandalkan jalan raya sawangan. Lalu memecahkan persoalan dan membuat terobosan, agar kemacetan tidak lagi menjadi momok masyarakat, lantaran macet terjadi tidak hanya pada hari kerja namun, pada hari libur pun terjadi di Jalan Margonda, Juanda dan Sawangan.Penambahan lampu lalu lintas pun didaulat guna mengurangi angka kecelakaan dan kejahatan.

Komisi C meminta Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR), memberikan rekomendasi aspal overlay untuk Jaling yang sudah di beton, tempat parkir dan trotoar yang rusak.Masih terdapatnya titik genangan air dan banjir, sekalipun sudah membuat sodetan drainase kali pelayangan, contohnya di Kampung Utan termasuk Permata Depok. Pokir lainnya yakni, menambah pembangunan jalan dan jembatan disetiap perbatasan wilayah, sebagai jalan alternatif.

Kepada Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) dan Penyelamatan, agar menambah mobil pemadam unit kecil (Light Fire Truck) untuk mengatasi bencana kebakaran di jalan sempit.(iki)

Komentar

Share This Post