Home Headline LMND Tolak Kenaikan Tarif Listrik

LMND Tolak Kenaikan Tarif Listrik

Aksi protes menentang kenaikan harga Tarif Dasar Listrik (TDL) mulai bermunculan di berbagai daerah. Di Samarinda, Kalimantan Timur, sedikitnya 30-an aktivis Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi (LMND) menggelar aksi protes.

LMND menggelar aksinya di perempatan Mal Lembuswana Samarinda, Jumat (3/2/2012). Dengan membentangkan spanduk dan mengusung sejumlah bendera, massa aksi menyampaikan kritikan terkait rencana pemerintah tersebut.

“Alasan pemerintah menaikkan TDL sangat tidak masuk akal. Misalnya, mereka bilang subsidi listrik membebani APBN. Itu hanya akal-akalan pemerintah saja,” kata Sofyan Siswanto, seorang pengurus LMND Kaltim.

Sofyan menjelaskan, nilai subsidi TDL di APBN 2012 hanya Rp 45 triliun atau sekitar 3% dari total APBN. Menurut Sofyan, angka itu masih sangat kecil dibanding anggaran untuk membayar aparatus negara sebesar Rp215,7 triliun atau 15% dari total APBN.

“Kalau alasannya penghematan anggaran, kenapa bukan anggaran untuk mendandani aparatus negara itu yang dipangkas,” kata Sofyan.

Menurut Sofyan, masalah penghambat pasokan listrik di Indonesia adalah ketersediaan bahan bakar dan infrastruktur. “Kedua hal itu, yakni bahan bakar dan infrastruktur, murni kesalahan pemerintah,” tegasnya.

Sofyan mencontohkan, Indonesia memiliki dan merupakan pengekspor bahan bakar yang diperlukan PLN, seperti batubara, gas, dan BBM. Masalahnya, kata Sofyan, ketiga jenis bahan bakar itu sekarang dikuasai asing.

“Sekitar 85-90% ladang minyak kita dikuasai perusahaan asing, 90% produksi gas kita dikuasai oleh 6 perusahaan asing, dan sekitar 70% produksi batubara kita dikuasai asing. Hal itu yang membuat PLN kesulitan mendapatkan bahan bakar,” ungkapnya.

Sementara itu, Ragil, aktivis PRD Samarinda yang turut berorasi dalam aksi ini, menuding adanya agenda liberalisasi dibalik rencana kenaikan TDL ini.

“Kenaikan harga TDL pada April 2012 adalah ‘agenda tertunda’ dari rencana untuk membuat harga BBM di dalam negeri sesuai dengan harga pasar dunia,” ujarnya.

Jika harga TDL sudah diserahkan kepada mekanisme pasar, maka perusahaan listrik asing akan berlomba-lomba berinvestasi di Indonesia. “Inilah tujuan liberalisasi kelistrikan itu,” tegas Ragil dalam orasinya.

Selain itu, menurut Ragil, agenda liberalisasi kelistrikan sebetulnya sudah bisa terbaca dengan keluarnya UU No.30/2009 tentang Ketenagalistrikan. Dengan UU itu, kata dia, pengelolaan listrik di Indonesia memungkinkan peran asing.

“Ini akan membawa dampak buruk bagi rakyat. Harga TDL akan diserahkan ke pasar. Banyak orang yang kesulitan mengakses layanan listrik. Ini bertentangan dengan pasal 33 UUD 1945,” ungkapnya.

Dalam aksinya itu, LMND Samarinda mengajak rakyat Indonesia mempersiapkan perlawanan besar-besaran terhadap rencana itu. Aksi Tolak Kenaikan Tarif Listrik ini juga dilakukan oleh LMND diberbagai daerah lain.

Selain mengangkat isu penolakan kenaikan TDL, LMND Samarinda juga bersolidaritas terkait konflik agraria di Bima (NTB), Pulau Padang (Riau), Tanah Merah (Jakarta), dan Lampung Tengah (Lampung).

(TOR/BO)

- Advertisement -
- Advertisement -

Jawa Barat

Wakil Ketua PWI Depok Rahmat Tarmuji Hadiri Undangan HPN PWI Jawa Barat 2021

CIANJUR - Acara Puncak HPN PWI Tingkat Jawa Barat digelar di Kabupaten Cianjur. Hari Pers Nasional (HPN) 2021 Tingkat Jawa Barat ini dijadikan momentum...
- Advertisement -

Setelah Tertunda, Ridwan Kamil Akhirnya Lantik IDRIS-IMAM

 BANDUNG - “Demi Allah saya bersumpah, akan memenuhi kewajiban saya, sebagai Wali Kota Depok/Wakil Wali Kota Depok dengan sebaik-baiknya seadil-adilnya memegang teguh Undang Undang...

Nila Karyani Guru SMPN 3 Depok Terpilih Menjadi Ketua MGMP Bahasa Sunda SMP/MTs Kota Depok

Pergantian pengurus dalam organisasi merupakan suatu dinamika yang tidak bisa dihindari, bahkan sepertinya harus dilakukan sebagai sebuah proses menuju perbaikan dan peningkatan program. Dengan...

Jurnalis Depok Peringati HPN 2021: Mengenang 25 Tahun Pembunuhan Udin Pahlawan Pers

DEPOK - Dalam rangka memperingati Hari Pers Nasional 2021, para jurnalis di Kota Depok yang tergabung di Depok Journalist Club (DJC) akan menyelenggarakan  rangkaian...

Berita Terkait

Mulai Juli, Depok Lakukan Uji Coba Pembelajaran Tatap Muka

Depokinteraktif.com - Pemerintah Kota (Pemkot) Depok akan menggelar uji coba Pembelajaran Tatap Muka (PTM) mulai  Juli 2021. Uji coba dilaksanakan untuk melihat kesiapan sarana...

Pemkot Depok Izinkan Sholat Tarawih Di Masjid

Depokinteraktif.com - Pemerintah Kota (Pemkot) Depok mengizinkan pelaksanaan ibadah salat tarawih berjemaah di masjid. Kendati demikian, pelaksanaannya harus tetap mengikuti protokol kesehatan yang ketat."Saat...

Disdik Depok Lakukan Persiapan Jelang Uji Coba PTM

depokinteraktif.com - Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Depok saat ini tengah fokus mempersiapkan sarana prasarana untuk menunjang pelaksanaan uji coba Pembelajaran Tatap Muka (PTM) pada...

Tito: Sukmajaya Targetkan 10 Ribu Lubang Biopori

SUKMA - Kecamatan Sukmajawa sedang bersiap untuk melaksanakan program Seratus Ribu Lubang Biopori yang dicanangkan Pemerintah Kota Depok. Program ini dilakukan untuk pencegahan banjir...

Walikota Dukung Penuh Kontes Aroid Nasional Untuk Pemberdayaan Ekonomi

Depokinteraktif.com - Wali Kota Depok Mohamamad Idris, hari ini menghadiri kegiatan Kontes Aroid Nasional 2021 di Godongijo, Bojongsari, Kota Depok, Jawa Barat. Dirinya memberikan...