Home Edukasi Dinas Pendidikan Harus Bertanggung Jawab Atas Robohnya Atap SMUN 7 Depok

Dinas Pendidikan Harus Bertanggung Jawab Atas Robohnya Atap SMUN 7 Depok

DEPOK – Atap teras sepanjang 30 meter di lantai dua SMA Negeri 7 Leuwinanggung, Kota Depok, ambruk 30 menit sebelum siswa masuk ke ruang kelas, Kamis (4/10). Akibat peristiwa itu, dua siswa mengalami luka-luka dan dilarikan ke rumah sakit. Pihak sekolah meliburkan sekolahnya mulai Jumat (5/10) hingga Senin (8/10).

“Hari ini juga kami memanggil pihak pemborong yang mengerjakan pembangunan sekolah,” kata Kepala Sekolah SMA 7 Depok, Yusuf Efendy, di Depok, Jawa Barat, Kamis (4/10).

Menurut dia, robohnya atap tersebut terjadi sekitar pukul 06.30 WIB. Saat itu, banyak murid yang belum masuk ruang kelas sekolah. Ia mengatakan dengan kejadian itu, pihaknya terpaksa meliburkan murid-murid hingga mulai (5/10). “Murid-murid masuk kembali hari Senin (8/10) dan langsung ulangan umum,” kata dia.

Yusuf mengatakan dana pembangunan sekolah tersebut didapat dari APBN-P melalui Kemendikbud sebesar 400 juta rupiah. “Dana tersebut untuk membangun empat ruang kelas baru,” kata dia.

Dikatakannya, selain SMA 7, penerima bantuan dari APBN ialah SMA 3, SMA 6, dan beberapa sekolah swasta. Lebih lanjut, ia mengatakan dana tersebut langsung ditransfer ke rekening sekolah pada Oktober 2011. “Kami langsung menunjuk pemborong untuk melaksanakan pembangunan ruang kelas,” kata dia.

Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Kota Depok, Prihandoko, akan memanggil Dinas Pendidikan setempat terkait robohnya atap sekolah gedung SMAN 7 Leuwinanggung. “Kami akan minta keterangan kepala sekolah dan juga dinas pendidikan, kenapa sampai terjadi roboh atap depan sekolah,” kata Prihandoko, ketika melihat langsung robohnya atap gedung sekolah.

Menurut dia, Disdik seharusnya juga mengawasi pembangunan gedung-gedung sekolah. “Disdik tak bisa lepas tangan begitu saja,” kata dia.
Prihandoko merasa prihatin dengan robohnya atap gedung sekolah tersebut. “Seharusnya tidak sampai terjadi peristiwa ini, kalau pihak yang mengerjakan, bekerja sesuai dengan ketentuan yang ada,” ujarnya.

Ia menilai pengerjaan gedung sekolah tak serius. Hal ini menyebabkan para siswa menjadi trauma dengan urusan kualitas bangunan. “Kontraktor yang mengerjakan harus bertanggung jawab,” katanya.

Hal senada dikatakan oleh Ketua Komisi D DPRD Kota Depok, Sri Rahayu Purwitaningsih. Ia mengatakan selain pihak sekolah, yang bertanggung jawab adalah dinas pendidikan. “Seharusnya Disdik melakukan pengawasan terhadap pembangunan sekolah,” katanya.

Salah satu orang tua murid, Masyudi, menilai robohnya atap sekolah tersebut merupakan keteledoran dinas pendidikan karena tidak adanya perhatian. “Seharusnya Disdik mengawasi pembangunan sekolah. Robohnya atap sekolah menandakan tak ada perhtaian Disdik,” ujar Masyudi yang merupakan pengusaha konstruksi.

Ia mengatakan semua pihak yang terlibat dalam pembangunan sekolah benar-benar harus memperhatikan kualitas barang. (Ant/P-5)

- Advertisement -
- Advertisement -

Jawa Barat

DEPOK ZONA MERAH COVID-19 DI BODETABEK

DEPOK- Kota Depok memiliki tingkat yang keakutan tinggi dalam penularan COVID-19 di antara kota dan kabupaten lain yang berbatasan dengan episentrum DKI Jakarta terhadap...
- Advertisement -

DJC Bagikan Bantuan Sembako dari Qonita

DEPOK - Bertepatan dengan hari Kartini, Bakal Calon (Balon) Walikota Depok dari Partai Persatuan Pembangunan Kota Depok Hj. Qonita Luthfiah, memberikan bantuan Sembako kepada...

Walikota Depok Keluarkan 12 Jurus Pencegah COVID-19

MARGONDA - Dalam melawan penyebaran wabah Virus Corona (Covid-19) ditengah warga, Pemerintah Kota Depok mensosialisasikan 12 cara atau jurus untuk pencegahan penyebaran Covid-19.Walikota Depok Muhammad...

Ndaru Siap Menghadapi pemilihan Duta Baca Jawa Barat

Duta Baca kota Depok Ndaru Luriadi akan mengikuti pemilihan Duta Baca Jawa Barat untuk 2020 yang dilaksanakan di Bandung pada 10 sampai 12 Maret.Pada...

Berita Terkait

Sambut HUT RI Ke 75, PDAM Tirta Asasta Gelar Diskon 50 Persen

Depokinteraktif - Menyambut hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke 75, Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Asasta kota Depok kembali menggelar diskon untuk registrasi sambungan...

Laporan Hasil Pembahasan BANGGAR DPRD Depok Tentang APBD 2019

LAPORAN HASIL PEMBAHASAN BADAN ANGGARAN DEWAN PERWAKILAN RAKYAT DAERAH KOTA DEPOK TERHADAP RAPERDA TENTANG PERTANGGUNGJAWABAN PELAKSANAAN ANGGARAN PENDAPATAN DAN BELANJA DAERAH KOTA DEPOK TAHUN...

Pemkot Izinkan Sholat Idul Adha, Dengan Syarat Tetap Patuh Protokoler Kesehatan

Depok- Pemerintah Kota (Pemkot) Depok memperbolehkan pelaksanaan salat Iduladha di lapangan, masjid, atau ruangan kecuali di wilayah  RW Pembatasan Sosial Kampung Siaga (PSKS). Kebijakan...

Makin Transparan dan Akuntabel, Pemkot Depok Kembali Raih WTP

BALAIKOTA- Pemerintah Kota (Pemkot) Depok kembali mendapatkan Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Provinsi Jawa Barat. Penghargaan yang sudah diraih...