Home Headline Poempida: Pemerintah Gagal Lindungi Penderita Gangguan Jiwa

Poempida: Pemerintah Gagal Lindungi Penderita Gangguan Jiwa

Foto: Anggota Komisi IX DPR RI Poempida Hidayatulloh.

JAKARTA– Anggota Komisi IX DPR RI Poempida Hidayatulloh menilai pemerintah telah gagal melindungi penderita gangguan jiwa di berbagai daerah di Indonesia. Hal ini disampaikan politisi Partai Golkar menanggapi banyaknya jumlah penderita gangguan jiwa di Indonesia.

Sebelumnya diwartakan, terdapat sekitar 18.800 penderita gangguan jiwa di sejumlah daerah yang tinggal bersama keluarga mereka kini dalam kondisi dipasung  selama bertahun-tahun. Akibatnya, banyak penderita gangguan jiwa mengalami atrofi atau pengecilan otot sehingga setelah ikatan dilepas, mereka susah untuk berjalan.

Poempida berpendapat, UU No 36 Tahun 2009 telah memandatkan Pemerintah untuk membuat Peraturan Pemerintah (PP) tentang Kesehatan Jiwa. “Pasal 151 UU Kesehatan dengan tegas mengamanatkan Pemerintah untuk membuat ketentuan yang mengatur upaya kesehatan jiwa,” ujarnya.

Faktanya, sudah tiga tahun sejak UU Kesehatan disahkan, pemerintah tidak beritikad baik untuk melakukan upaya melindungi penderita gangguan jiwa. “Ini sangat memalukan! Pemerintah seharusnya melakukan langkah konkret untuk menangani masalah tersebut secara cepat dan tepat,” lanjutnya.

Sikap pemerintah yang tidak cepat tanggap, semakin menguatkan bahwa pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) telah gagal dalam melindungi kesehatan jiwa melalui penerbitan PP Kesehatan Jiwa yang salah satu tujuannya adalah menjamin setiap orang dapat mencapai kualitas hidup yang baik, menikmati kehidupan kejiwaan yang sehat, bebas dari ketakutan, tekanan dan gangguan lain yang dapat mengganggu kesehatan jiwa.

“Karena itu, saya mendukung inisiatif Fraksi Partai Demokrat DPR RI untuk membuat Rancangan Undang-Undang (RUU) Kesehatan Jiwa yang saat ini menjadi salah satu Prolegnas DPR RI. Dengan catatan pemerintah berkomitmen menyelesaikan PP upaya Kesehatan Jiwa, ” pungkasnya, Kamis (01/11).

(Rando)

- Advertisement -
- Advertisement -

Jawa Barat

DEPOK ZONA MERAH COVID-19 DI BODETABEK

DEPOK- Kota Depok memiliki tingkat yang keakutan tinggi dalam penularan COVID-19 di antara kota dan kabupaten lain yang berbatasan dengan episentrum DKI Jakarta terhadap...
- Advertisement -

DJC Bagikan Bantuan Sembako dari Qonita

DEPOK - Bertepatan dengan hari Kartini, Bakal Calon (Balon) Walikota Depok dari Partai Persatuan Pembangunan Kota Depok Hj. Qonita Luthfiah, memberikan bantuan Sembako kepada...

Walikota Depok Keluarkan 12 Jurus Pencegah COVID-19

MARGONDA - Dalam melawan penyebaran wabah Virus Corona (Covid-19) ditengah warga, Pemerintah Kota Depok mensosialisasikan 12 cara atau jurus untuk pencegahan penyebaran Covid-19.Walikota Depok Muhammad...

Ndaru Siap Menghadapi pemilihan Duta Baca Jawa Barat

Duta Baca kota Depok Ndaru Luriadi akan mengikuti pemilihan Duta Baca Jawa Barat untuk 2020 yang dilaksanakan di Bandung pada 10 sampai 12 Maret.Pada...

Berita Terkait

26 Oktober PDAM Depok Akan Padam 24 Jam

 SUKMAJAYA – Untuk meningkatkan pelayanan kepada pelanggan, PDAM Tirta Asasta Kota Depok akan melakukan penggantian panel COS (pemindah daya listrik dari PLN ke Generator)...

Diskominfo: M-CAP Sarana Edukasi Untuk Pelanggaran Protokol Kesehatan

 BEJI – Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Depok menurunkan Mobile Community Acces Point (M-CAP) ke setiap lokasi operasi yustisi Gerakan Depok Bermasker. Layanan...

Pemkot Depok Ajak Tokoh Agama Untuk Cegah Penyebaran COVID-19

BALAIKOTA - Penyebaran virus Corona Covid-19 di Kota Depok terus meningkat pesat. Berdasarkan data yang dirilis Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Depok Jumlah...

PDAM Tirta Asasta Perpanjang Program Diskon Hingga 31 Oktober

 Depokinteraktif.com - Melalui Program Sayangi Bumi Bersama (PSBB), Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Asasta kota Depok melakukan perpanjangan program diskon layanan penyambungan baru...

Musisi Agung Saget Kecewa Tak Ada Cawalkot Komitmen Bangun Gedung Kesenian

 DEPOK - Setelah penyair Tora Kundera menyatakan sikap tidak mendukung kedua pasangan Calon Walikota Depok di Pilkada 2020 dikarenakan tidak ada yang mau komitmen...