Home Headline Pengamat Politik UI: Malapetaka Politik Terjadi di Pilgub Jabar

Pengamat Politik UI: Malapetaka Politik Terjadi di Pilgub Jabar

JAKARTA – Pengamat politik dari Universitas Indonesia (UI), Ari Junaedi, menyebut kehadiran sejumlah artis pada ajang Pemilu Kepala Daerah (Pemilu Kada) Jawa Barat, sebagai malapetaka politik.

Pasalnya, para artis, di dalam dunia politik, khususnya di parlemen terbukti gagal memerjuangkan nasib rakyat. Mereka lebih meributkan sengketa soal restorannya, kisah asmaranya, atau tren busana yang dikenakannya.

“Inilah yang saya sebut sebagai malapetaka politik. Partai politik (parpol) telah gagal merekrut kader-kader potensial,” kata Ari di Jakarta, Senin (12/11).

Karena itu, Ari meminta masyarakat untuk kritis dalam melihat kemampuan para calon pemimpin berlabel artis tersebut. “Masyarakat harus memilih pemimpin berdasarkan kualitas dan jejak rekamnya. Jangan lagi tertipu dengan peran di layar kaca,” tegas Ari.

Sebagai contoh, dia menyebut calon incumbent Dede Yusuf, yang seharusnya dikritisi, apakah memang ‘jago’ mengurusi pemerintahan, seperti halnya peran-perannya menjadi jagoan di layar kaca.

Atau Rieke Diah Pitaloka, yang dulu populer sebagai Oneng, si istri yang lugu, dalam sinetron “Bajaj Bajuri”, apakah bakal tetap lugu atau justru piawai memperjuangkan nasib rakyat jelata di parlemen.

Meski begitu, Ari mengakui bahwa kehadiran artis dalam dunia politik sebagai suatu yang sah. “Tidak ada yang salah dengan kemunculan artis dalam panggung politik, seperti pada Pilgub Jabar. Tapi, masyarakat sebaiknya jangan mudah terbuai denan tampang atau peran yang pernah dimainkan oleh para artis,” katanya lagi.

Kini, pada era reformasi, di mana semua orang bebas berpolitik, langkah artis masuk ke panggung politik pun kian terbuka. Apalagi, mereka memiliki popularitas lebih, ketimbang calon politikus dari kalangan masyarakat biasa.

Berikut para artis yang berlomba memerebutkan kursi Gubernur atau Wakil Gubernur Jawa Barat:

– Dede Yusuf, diusung Partai Demokrat, PKB, PAN, dan Gerindra.
– Deddy Mizwar, diusung PKS dan PPP sebagai pendamping Ahmad Heryawan.
– Rieke Diah Pitaloka, yang diusung PDI Perjuangan.

 

(Sumber: Jakarta Globe)

- Advertisement -
- Advertisement -

Jawa Barat

Inilah Prediksi 5 Kepala Dinas Terpilih Versi PAD

MARGONDA - Pasca dirilis oleh Kepala BKPSDM tentang 15 nama kandidat Kepala Dinas akan dipilih oleh Walikota Depok 5 nama untuk di lima posisi...
- Advertisement -

Dewan Provinsi Jabar Hasbullah Rahmad Beri Masukan Pada Pemkot Depok

DEPOK – Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat dari Fraksi PAN, HM. Hasbullah Rahmad., S.Pd. M.Hum, merasa prihatin terhadap kondisi pelaku UMKM di Kota Depok...

Pemkot Depok Tambah ABT Untuk Bantu Warga Terdampak Bencana

BALAIKOTA - Pemerintah Kota Depok bergerak cepat menindaklanjuti dampak hujan deras disertai angin kencang yang terjadi pada (21/06) sore, sehingga mengakibatkan rumah dan infrastruktur...

Lolos Babak Kualifikasi Jabar, Walikota Janjikan Bonus Atlet Drum Band

CILODONG - Wali Kota Depok Mohammad Idris berjanji akan memberikan bonus kepada atlet drum band Kota Depok yang akan berjuang untuk lolos babak kualifikasi...

Berita Terkait

Forum Anak Depok Tetapkan Buti Adia Dharma Sebagai Ketua

Buti Adia Darma resmi ditetapkan sebagai Ketua Forum Anak Depok (FAD)  periode 2022-2024. Penetapan tersebut dilakukan melalui Musyawarah Daerah (Musda) Forum Anak Tahun 2021.Kepala...

PDAM Tirta Asasta Depok Maksimalkan Penggunaan Data Logger

depokinteraktif.com - Perkembangan teknologi yang semakin maju pesat, PDAM Tirta Asasta Kota Depok juga mengikuti perkembangan teknologi dengan terus melakukan perubahan dan penyesuaian layanan...

Luar Biasa! Bunda PAUD Kelurahan Tanah Baru Tembus 10 Besar Nasional

BEJI - Bunda PAUD Kelurahan Tanah Baru asal Kota Depok Frina Shaurin  berhasil masuk ke dalam 10 besar penilaian Apresiasi Bunda Pendidikan Anak Usia...