Home Headline Pencapresan Ical Mulai Digoyang Akbar Tandjung

Pencapresan Ical Mulai Digoyang Akbar Tandjung

 

Jakarta – Ketua Dewan Pertimbangan Partai Golkar Akbar Tandjung tak segan mengungkap adanya kekecewaan DPD II Golkar terhadap pencapresan Ical. DPD II Golkar disebutkan Akbar kecewa karena tak dilibatkan dalam mekanisme Rapimnas penetapan capres Golkar.

Akbar pun tak segan meminta elektabilitas Ical dievaluasi pada Juli 2012 mendatang, atau di Rakernas V Golkar yang diagendakan tahun depan. Di Rakornas tersebut, Akbar mendesak DPD II Golkar diikutsertakan.

Bukan rahasia lagi Akbar Tandjung saat ini masih cukup kuat di internal Golkar. Kalangan pimpinan DPD II Golkar adalah pendukung setia Akbar Tandjung. Akbar juga punya sejumlah loyalis di DPP Golkar. Diisukan Jusuf Kalla yang juga berniat maju Pilpres 2014 saat ini juga telah merapat ke kubu Akbar. Goyangan Akbar bisa berdampak buruk pada pencapresan Ical.

Akbar dan Ical memang telah menggelar pertemuan dua hari lalu terkait pengkajian elektabilitas Ical. Namun Akbar masih saja bersuara keras terkait pencapresan Ical, meski dengan cara Akbar yang sangat halus mengungkapkannya.

“Ical nggak digoyang Akbar saja sudah berat. Sebab bahan dasar untuk membuat keputusan dia menjadi capres itu nggak kuat karena elektabilitasnya nggak cukup kuat. Apalagi kalau Akbar menggerakkan mesin politiknya untuk melawan itu semakin gawat,” kata pengamat politik UI Arbi Sanit kepada detikcom, Jumat (21/12/2012).

Akbar Tandjung sebenarnya telah mengirim surat resmi ke Ical terkait dorongan pengkajian ulang elektabilitas Golkar. Namun DPP Golkar sepakat dengan Ical untuk tak melaksanakan saran Ketua Wantim Golkar tersebut.

“Sebenarnya surat itu dilayangkan karena memang elektabilitas Ical tidak maksimal. Ini menjadikann orang-orang kritis di Golkar menjadi prihatin. Di satu sisi Golkar meningkat elektabilitasnya tapi calon presidennya menurun. Ini permasalahan mendasar,” katanya.

Arbi menuturkan, saat ini belum ada pergerakan besar-besaran untuk menggagalkan pencapresan Ical, namun peluang itu terbuka lebar.

“Memang kekuatan orang-orang kritis itu belum menyatu. Kalau sudah ramai-ramai menolak maka akan berat bagi Ical. Sampai saat ini daerah masih berharap Ical memenuhi janji-janjinya. Kalau itu diabaikan maka bisa gawat,” tegasnya.

Ical sendiri masih santai menanggapi manuver Akbar tersebut. Bagi Ical, masukan dari Wantim Golkar tak harus dikerjakan. Ical tak merasa pencapresannya dijegal.

“Wantim itu dasarnya adalah saran dari Wantim itu boleh didengarkan boleh tidak. Didengarkan wajib, tidak diikuti tidak wajib, gitu loh,” kata Ical usai diskusi yang digelar di Ballroom Hotel Le Meridien, Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta, Rabu (19/12/2012).(dtk)

 

 

Sumber: www.detik.com

- Advertisement -
- Advertisement -

Jawa Barat

DEPOK ZONA MERAH COVID-19 DI BODETABEK

DEPOK- Kota Depok memiliki tingkat yang keakutan tinggi dalam penularan COVID-19 di antara kota dan kabupaten lain yang berbatasan dengan episentrum DKI Jakarta terhadap...
- Advertisement -

DJC Bagikan Bantuan Sembako dari Qonita

DEPOK - Bertepatan dengan hari Kartini, Bakal Calon (Balon) Walikota Depok dari Partai Persatuan Pembangunan Kota Depok Hj. Qonita Luthfiah, memberikan bantuan Sembako kepada...

Walikota Depok Keluarkan 12 Jurus Pencegah COVID-19

MARGONDA - Dalam melawan penyebaran wabah Virus Corona (Covid-19) ditengah warga, Pemerintah Kota Depok mensosialisasikan 12 cara atau jurus untuk pencegahan penyebaran Covid-19.Walikota Depok Muhammad...

Ndaru Siap Menghadapi pemilihan Duta Baca Jawa Barat

Duta Baca kota Depok Ndaru Luriadi akan mengikuti pemilihan Duta Baca Jawa Barat untuk 2020 yang dilaksanakan di Bandung pada 10 sampai 12 Maret.Pada...

Berita Terkait

PDAM Tirta Asasta Lanjutkan Promo Gratis Penyambungan Baru Hingga Maret 2021

DEPOK - Dalam rangka perluasan jaringan dan pelanggan, PDAM Tirta Asasta Kota Depok terus memberikan kemudahan kepada para pelanggan, khususnya untuk pemasangan baru. Setelah...

Disdik Lucurkan Channel Youtube Belajar Bersama

BALAIKOTA - Dinas Pendidikan Kota Depok meluncurkan channel Youtube "Belajar Bersama Disdik Depok Provinsi Jawa Barat" sebagai sarana pembelajaran di rumah untuk pelajar dari...

Presidium Aktivis Depok Salut Dengan Kinerja Kejaksaan Depok Dalam Pemberantasan Korupsi Di Depok

KOTA KEMBANG - Pasca Ekspose Kinerja Kejaksaan Negeri Depok pada 12 Januari 2021 yang dihadiri oleh perwakilan Jurnalis dan Aktivis di Kantor Kejaksaan Negeri...

Nama Dokter JW Karundeng Diusulkan Jadi Nama RSUD Di Tapos

DEPOK – Puluhan aktivis Kota Depok yang tergabung di dalam Presidium Aktivis Depok kembali melontarkan gagasan cemerlang untuk Pemerintah Kota Depok.Nama Dokter J.W. Karundeng...