Home Headline Wakil Walikota Depok Mundur? "Ahh yang Beneeeerrr..."

Wakil Walikota Depok Mundur? “Ahh yang Beneeeerrr…”

FOTO: Walikota Depok Nur Mahmudi Isma’il dan Wakil Walikota Depok Idris Abdul Shomad Periode 2011-2016, usai dilantik di Gedung DPRD Kota Depok.

MARGONDA – Suhu politik di Kota Depok semakin memanas, baru kemaren terjadi kehebohan pada sidang paripurna DPRD Kota Depok terkait kejadian didalam ruangan sidang paripurna yang dilakukan oleh salah satu LSM yang berteriak keras memprotes kehadiran Nur Mahmudi Ismail selaku Walikota Depok yang dianggap tidak pantas menduduki kursi Walikota Depok karena status hukumnya masih bermasalah akibat putusan Mahkamah Agung yang menerima hasil gugatan Partai Hanura terkait keabsahan dukungan pada salah satu calon Walikota dan Wakil Walikota Depok, apalagi DPRD Kota Depok juga sudah mengirim surat ke Mendagri untuk segera menetapkan Plt Walikota sambil menunggu proses pemilukada ulang.
Gayung pun seakan bersambut, sehari setelah insiden digedung DPRD yang sangat memalukan bagi Walikota Depok, tiba-tiba muncul pernyataan sikap dari pendukung Wakil Walikota Depok yang tergabung dalam Tim Relawan Idris Abdul Somad (TRIAD) yang mendesak agar Wakil Walikota Depok lebih baik mundur seperti mundurnya Wakil Bupati Garut Diki Chandra.
Alasan yang disampaikan oleh pendukung Wakil Walikota ini adalah, adanya suasana yang tidak sehat lagi dan tidak kondusif dilingkungan Pemerintahan Kota Depok, kami kasihan sama Pak Idris Abdul Somad yang tidak diorangkan lagi oleh Walikota Depok, sejak diangkat menjadi Wakil, Pak Idris tidak pernah dikasih kewenangan tugas yang jelas. Demikian disampaikan oleh Hendi Hidayat selaku Ketua Tim Relawan Idris Abdul Somad (TRIAD).
Lebih jauh dijelaskan, Hendi juga menyesalkan tidak pernah dilibatkannya Wakil Walikota dalam penempatan mutasi pejabat dilingkungan pemerintah Kota Depok, Sangat ironis kalau sampai Wakil Walikota sama sekali tidak tahu adanya penempatan mutasi jabatan dilingkungan kerjanya, dengan tegas hendi mengatakan kalau Walikota Nurmahmudi ismail terlalu arogan, merasa dirinya paling mampu dan tidak memerlukan Wakil walikota untuk mendampinginya dalam pembagian tugas yang jelas dalam tata kelola pemerintahan yang baik di Kota Depok.
Atas dasar pertimbangan itu TRIAD meminta mendesak agar Idris Abdul Somad mundur dari jabatannya sebagai Wakil Walikota Depok, kasus mundurnya Wakil Bupati Garut mungkin bisa menjadi contoh, bagaimana kalau seorang wakil merasa tidak diorangkan sama sekali oleh atasannya.
Mengingat saya sangat dekat dengan beliau, terkadang bila ada waktu luang sering berdiskusi diruangannya, maka ketika membaca Koran lokal hari ini dengan berita headline adanya desakan mundur dari Tim Relawan Idris Abdul Somad, saya hanya bisa mengelus dada. Ternyata isu yang berkembang dilingkungan Kota Depok benar adanya
Karena faktanya bukan hanya Idris Abdul Somad saja yang tidak di berdayakan, banyak pejabat-pejabat yang lain yang tidak sepaham pasti akan disingkirkan padahal masih banyak posisi di eselon II dan III yang masih kosong di Kota Depok misalkan sampai hari ini jabatan kepala Dinas pendidikan masih kosong padahal kondisi kosong ini sudah berlangsung sejak penerimaan siswa baru tahun 2012 yang lalu dan sempat menghebohkan publik karena mundurnya kepala Dinas Pendidikan Kota Depok ini akibat tekanan yang sangat luarbiasa.
Kini publik sedang menunggu, beranikah Idris Abdul Somad mengundurkan diri jadi Wakil Walikota Depok, kalau benar ini terjadi maka semakin panas saja suhu politik di Kota Depok yang memang sudah lama sangat bergejolak terkait adanya putusan Mahkamah Agung yang membatalkan keabsahan salah satu calon Walikota dan Wakil Walikota Depok pada pemilukada yang lalu.(*)
Sumber: Agus Sutondo Media Centre
- Advertisement -
- Advertisement -

Jawa Barat

DEPOK ZONA MERAH COVID-19 DI BODETABEK

DEPOK- Kota Depok memiliki tingkat yang keakutan tinggi dalam penularan COVID-19 di antara kota dan kabupaten lain yang berbatasan dengan episentrum DKI Jakarta terhadap...
- Advertisement -

DJC Bagikan Bantuan Sembako dari Qonita

DEPOK - Bertepatan dengan hari Kartini, Bakal Calon (Balon) Walikota Depok dari Partai Persatuan Pembangunan Kota Depok Hj. Qonita Luthfiah, memberikan bantuan Sembako kepada...

Walikota Depok Keluarkan 12 Jurus Pencegah COVID-19

MARGONDA - Dalam melawan penyebaran wabah Virus Corona (Covid-19) ditengah warga, Pemerintah Kota Depok mensosialisasikan 12 cara atau jurus untuk pencegahan penyebaran Covid-19.Walikota Depok Muhammad...

Ndaru Siap Menghadapi pemilihan Duta Baca Jawa Barat

Duta Baca kota Depok Ndaru Luriadi akan mengikuti pemilihan Duta Baca Jawa Barat untuk 2020 yang dilaksanakan di Bandung pada 10 sampai 12 Maret.Pada...

Berita Terkait

Laporan Hasil Pembahasan BANGGAR DPRD Depok Tentang APBD 2019

LAPORAN HASIL PEMBAHASAN BADAN ANGGARAN DEWAN PERWAKILAN RAKYAT DAERAH KOTA DEPOK TERHADAP RAPERDA TENTANG PERTANGGUNGJAWABAN PELAKSANAAN ANGGARAN PENDAPATAN DAN BELANJA DAERAH KOTA DEPOK TAHUN...

Pemkot Izinkan Sholat Idul Adha, Dengan Syarat Tetap Patuh Protokoler Kesehatan

Depok- Pemerintah Kota (Pemkot) Depok memperbolehkan pelaksanaan salat Iduladha di lapangan, masjid, atau ruangan kecuali di wilayah  RW Pembatasan Sosial Kampung Siaga (PSKS). Kebijakan...

Makin Transparan dan Akuntabel, Pemkot Depok Kembali Raih WTP

BALAIKOTA- Pemerintah Kota (Pemkot) Depok kembali mendapatkan Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Provinsi Jawa Barat. Penghargaan yang sudah diraih...

Aktivis Depok Tak Yakin Kasat Lantas Serius Berantas Percaloan SIM

 DEPOK - Gebrakan Kasat Lantas Polres Metro Depok yang baru dalam upaya pemberantasan percaloan di Satpas SIM 1221 Depok, dinilai sejumlah aktivis Kota Depok...