Home Headline Budiman Sudjatmiko: Pansus Konflik Agraria Makin Mendesak

Budiman Sudjatmiko: Pansus Konflik Agraria Makin Mendesak

PERGERAKAN – Proses penyelesaian konflik agraria, terutama melalui DPR, masih tersandera banyak kendala. Akibatnya, banyak kasus agraria hanya menumpuk di meja kerja anggota DPR.

“Ketika Komisi II bicara soal konflik pertanahan, maka yang dimaksud itu hanya konflik antara petani dengan swasta. Di luar itu, Komisi II tidak punya kewenangan,” kata anggota Komisi II DPR, Budiman Sudjatmiko, saat berdiskusi dengan petani Jambi di depan kantor Kemenhut RI di Jakarta, Sabtu (29/12).

Budiman menganggap itu sebagai kendala. Banyak konflik agraria yang lain, seperti petani dengan BUMN (PTPN/Perhutani), petani versus perusahaan tambang, dan konflik kawasan hutan, berada di luar jangkauan komisi II.

Untuk itu, Budiman mengusulkan agar pembentukan Panitia Khusus (Pansus) konflik agraria segera dikonkretkan. “Supaya penyelesaian konflik agraria tidak lagi ditangani per komisi, tapi langsung DPR. Kita ingin, persoalan agraria ditangani secara komprehensif,” tegasnya.

Nantinya, kata Budiman, Pansus agraria ini bisa memanggil siapapun yang terkait dengan konflik petani, termasuk Presiden.

Selain itu, Budiman mengungkapkan, Pansus ini juga akan mengkaji ulang semua UU yang selama ini merugikan petani, seperti UU kehutanan, UU perkebunan, UU pengadaan tanah, UU minerba dan lain-lain.

Sebaliknya, Pansus ini akan memperjuangkan lahirnya UU baru yang pro-rakyat. Ia mengaku, pihaknya sekarang ini sedang memperjuangkan RUU desa dan RUU pertanahan.

Budiman sendiri yakin bahwa Pansus konflik agraria akan terealiasi pada Januari tahun 2013. “Kita sudah mempertanyakan itu di sidang paripurna DPR. Dan janjinya akan direalisasikan Januari mendatang,” katanya.

Lebih jauh lagi, Budiman mengusulkan agar Presiden membentuk Kementerian Agraria. Nantinya, Kementerian Agraria ini akan mencakup perkebunan, kehutanan, pertambangan, dan lain sebagainya.

“Kalau kita kembalikan ke filosofinya, bahwa agraria itu mencakup bumi, air, dan kekayaan alam yang terkandung di dalamnya. Artinya, soal perkebunan, kehutanan, pertambangan, dan kelautan itu masuk agraria,” tutur Budiman.

Sumber: Berdikari Online
- Advertisement -
- Advertisement -

Jawa Barat

DEPOK ZONA MERAH COVID-19 DI BODETABEK

DEPOK- Kota Depok memiliki tingkat yang keakutan tinggi dalam penularan COVID-19 di antara kota dan kabupaten lain yang berbatasan dengan episentrum DKI Jakarta terhadap...
- Advertisement -

DJC Bagikan Bantuan Sembako dari Qonita

DEPOK - Bertepatan dengan hari Kartini, Bakal Calon (Balon) Walikota Depok dari Partai Persatuan Pembangunan Kota Depok Hj. Qonita Luthfiah, memberikan bantuan Sembako kepada...

Walikota Depok Keluarkan 12 Jurus Pencegah COVID-19

MARGONDA - Dalam melawan penyebaran wabah Virus Corona (Covid-19) ditengah warga, Pemerintah Kota Depok mensosialisasikan 12 cara atau jurus untuk pencegahan penyebaran Covid-19.Walikota Depok Muhammad...

Ndaru Siap Menghadapi pemilihan Duta Baca Jawa Barat

Duta Baca kota Depok Ndaru Luriadi akan mengikuti pemilihan Duta Baca Jawa Barat untuk 2020 yang dilaksanakan di Bandung pada 10 sampai 12 Maret.Pada...

Berita Terkait

26 Oktober PDAM Depok Akan Padam 24 Jam

 SUKMAJAYA – Untuk meningkatkan pelayanan kepada pelanggan, PDAM Tirta Asasta Kota Depok akan melakukan penggantian panel COS (pemindah daya listrik dari PLN ke Generator)...

Diskominfo: M-CAP Sarana Edukasi Untuk Pelanggaran Protokol Kesehatan

 BEJI – Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Depok menurunkan Mobile Community Acces Point (M-CAP) ke setiap lokasi operasi yustisi Gerakan Depok Bermasker. Layanan...

Pemkot Depok Ajak Tokoh Agama Untuk Cegah Penyebaran COVID-19

BALAIKOTA - Penyebaran virus Corona Covid-19 di Kota Depok terus meningkat pesat. Berdasarkan data yang dirilis Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Depok Jumlah...

PDAM Tirta Asasta Perpanjang Program Diskon Hingga 31 Oktober

 Depokinteraktif.com - Melalui Program Sayangi Bumi Bersama (PSBB), Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Asasta kota Depok melakukan perpanjangan program diskon layanan penyambungan baru...

Musisi Agung Saget Kecewa Tak Ada Cawalkot Komitmen Bangun Gedung Kesenian

 DEPOK - Setelah penyair Tora Kundera menyatakan sikap tidak mendukung kedua pasangan Calon Walikota Depok di Pilkada 2020 dikarenakan tidak ada yang mau komitmen...