Home Ekonomi Bisnis 131 Minimarket di Depok Tak Kantongi Izin

131 Minimarket di Depok Tak Kantongi Izin

FOTO: Kantor Walikota Depok.

DEPOK – Sebanyak 131 minimarket di Depok tergolong ilegal karena belum mengantongi izin namun tetap beroperasi. Bahkan, usaha masyarakat kecil seperti warung kelontong pun tergusur dan terancam bangkrut.

“Kami baru memberikan surat teguran I dan II saja. Kalau sudah sampai surat teguran III baru pelimpahan penertiban kami ajukan ke Satpol PP,” tegas Sekertaris Disperindag Kota Depok Watini, kepada wartawan, Senin (28/1/2013).

Menurutnya, jumlah usaha ritel ilegal tersebut kian bertambah. Estimasi pihaknya pertambahan itu mencapai delapan toko pada 2013 ini. Dan sampai saat ini penyebaran ritel tersebut telah memasuki kawasan perumahan.

“Kami yakin bertambah, cuma sekarang masih di data kembali. Mini market itu tidak mengantongi izin usaha kepada kami. Dan memang belum ditertibkan sama sekali,” ujar Watini.

Berdasarkan data Disperindag Depok, pada akhir 2012 terdapat 341 mini market yang berdiri. Dari jumlah itu, yang telah mengantongi izin sebanyak 211 minimarket. Sedangkan, sisanya sebanyak 131 tidak memiliki izin. Yakni Izin Gangguan (HO), Izin Usaha Toko Moderen (IUTM) dan juga Tanda Daftar Perusahaan.

Sementara itu, Kepala Bidang Perdagangan Disperindag Sjaifuddin Zuchri menuturkan, 131 mini market tersebut telah melanggar tiga regulasi yang diterbitkan Pemkot Depok. Seperti, Perda No 03 Tahun 2011 Tentang Penyelenggaraan Perizinan dan Pendaftaran Usaha Bidang Perindustrian dan Perdagangan.

Kemudian, Perda No 17 Tahun 2011 Tentang Izin Gangguan (HO) dan Retribusi Izin Gangguan. Serta, Perwa No 35 Tahun 2012 Tentang Zonasi pendirian Pasar Tradisional Pusat Perbelanjaan dan Toko Modern.

“Yang kami heran kenapa pihak Kecamatan dan Kelurahan mengeluarkan rekomendasi untuk izin. Kami sudah panggil keduanya, cuma tidak ada jawaban,” tuturnya.

Dia menambahkan, keberadaan minimarket ilegal itu membuat usaha kecil masyarakat. Pasalnya, aturan zonasi yang dibuat tidak dipahami pemilik minimarket. Di dalam regulasi itu diatur pendirian mini market, yaitu 5.000 orang per kecamatan mini market bisa dibangun. Lebih dari perhitungan itu mini market dilarang berdiri.

“Yang pasti, kami minta Satpol PP membongkar mini market ilegal. Kami sudah sering kali memberikan peringatan dan sosialisasi untuk tidak mendirikan mini market,” paparnya.

Lebih lanjut, Sjaifuddin menyatakan, seluruh mini market ilegal ini belum Surat Keterangan Domisili Usaha yang direkomendasikan oleh aparatur kecamatan dan kelurahan. Akibatnya, penarikan retrebusi untuk menambah Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang seharusnya disetorkan tidak masuk. Dan membuat Pemkot Depok merugi.

“Bagaimana mau bayar pajak retribusi, kalau ilegal, ini akan kami tertibkan,” tegasnya. (ade)

 

 

Sumber: www.okezone.com

- Advertisement -
- Advertisement -

Jawa Barat

DEPOK ZONA MERAH COVID-19 DI BODETABEK

DEPOK- Kota Depok memiliki tingkat yang keakutan tinggi dalam penularan COVID-19 di antara kota dan kabupaten lain yang berbatasan dengan episentrum DKI Jakarta terhadap...
- Advertisement -

DJC Bagikan Bantuan Sembako dari Qonita

DEPOK - Bertepatan dengan hari Kartini, Bakal Calon (Balon) Walikota Depok dari Partai Persatuan Pembangunan Kota Depok Hj. Qonita Luthfiah, memberikan bantuan Sembako kepada...

Walikota Depok Keluarkan 12 Jurus Pencegah COVID-19

MARGONDA - Dalam melawan penyebaran wabah Virus Corona (Covid-19) ditengah warga, Pemerintah Kota Depok mensosialisasikan 12 cara atau jurus untuk pencegahan penyebaran Covid-19.Walikota Depok Muhammad...

Ndaru Siap Menghadapi pemilihan Duta Baca Jawa Barat

Duta Baca kota Depok Ndaru Luriadi akan mengikuti pemilihan Duta Baca Jawa Barat untuk 2020 yang dilaksanakan di Bandung pada 10 sampai 12 Maret.Pada...

Berita Terkait

Diskominfo: M-CAP Sarana Edukasi Untuk Pelanggaran Protokol Kesehatan

 BEJI – Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Depok menurunkan Mobile Community Acces Point (M-CAP) ke setiap lokasi operasi yustisi Gerakan Depok Bermasker. Layanan...

Pemkot Depok Ajak Tokoh Agama Untuk Cegah Penyebaran COVID-19

BALAIKOTA - Penyebaran virus Corona Covid-19 di Kota Depok terus meningkat pesat. Berdasarkan data yang dirilis Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Depok Jumlah...

PDAM Tirta Asasta Perpanjang Program Diskon Hingga 31 Oktober

 Depokinteraktif.com - Melalui Program Sayangi Bumi Bersama (PSBB), Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Asasta kota Depok melakukan perpanjangan program diskon layanan penyambungan baru...

Musisi Agung Saget Kecewa Tak Ada Cawalkot Komitmen Bangun Gedung Kesenian

 DEPOK - Setelah penyair Tora Kundera menyatakan sikap tidak mendukung kedua pasangan Calon Walikota Depok di Pilkada 2020 dikarenakan tidak ada yang mau komitmen...

Forum Aktivis Depok Ajak Seluruh Masyarakat Depok Untuk Tunda Pilkada 1 Tahun

 DEPOK - Para aktivis Depok yang khawatir dengan kondisi perkembangan Bencana Virus Corona yang semakin memprihatinkan, mendesak Pemerintah dan KPU untuk menunda perhelatan PILKADA...