Home Headline Ingin Kerja di Pertamina? Gaji Tinggi, Pesangon, dan Pensiun Siap Menunggu

Ingin Kerja di Pertamina? Gaji Tinggi, Pesangon, dan Pensiun Siap Menunggu

Jakarta – Bekerja di perusahaan migas, pasti kesejahteraan terjamin. PT Pertamina (Persero) juga begitu. Standar gaji karyawan Pertamina merujuk pada standar industri migas. Bahkan setelah purna tugas, ada program pensiun dan pesangon.

Hal ini disampaikan oleh Vice President Corporate Communication Pertamina, Ali Mundakir kepadadetikFinance, Rabu (15/5/2013).

“Cukup menarik dan sesuai dengan industri. Jadi kalau teman-teman bekerja pencarian minyak gajinya sesuai dengan kisaran pekerja pencari minyak,” tuturnya.

Ali mengaku, standar gaji untuk karyawan di lapangan dan kantor pun dibedakan. Pertamina memberi gaji lebih tinggu untuk karyawan bidang eksplorasi minyak. Namun secara rinci, Ali enggan menyebutkan gaji minimal karyawan Pertamina.

“Saya kalau di persero (kantor) lebih rendah,” tambahnya.

Selain gaji, karyawan Pertamina juga memperoleh berbagai fasilitas seperti perumahan “Kalau di daerah ada perumahan, di Jakarta tidak. Yang ada di daerah operasi seperti Cirebon, Cilacap, Balongan ada,” sebutnya.

Setelah memasuki masa pensiun di usia 56 tahun, karyawan Pertamina akan memperoleh uang pesangon dan pensiun. “Pensiun diperhatikan. Dapat pesangon dan pensiun,” tegasnya.

Pakar manajemen dari Universitas Indonesia Rhenald Kasali menuturkan, baiknya kesejahteraan dan program pengembangan karyawan di BUMN besar seperti Pertamina mendorong para pelamar kerja untuk mendaftar sebagai pegawai.

“BUMN besar itu kan gajingnya besar. Sudah begitu karir mereka perkembangannya bagus bahkan bisa disekolahkan ke laur negeri,”
paparnya.

Apakah anda tertarik mendaftar sebagai karyawan Pertamina? Anda bisa melihat info lebih detail di recruitment.pertamina.com.

 

Sumber: detik

- Advertisement -
- Advertisement -

Jawa Barat

Setelah Tertunda, Ridwan Kamil Akhirnya Lantik IDRIS-IMAM

 BANDUNG - “Demi Allah saya bersumpah, akan memenuhi kewajiban saya, sebagai Wali Kota Depok/Wakil Wali Kota Depok dengan sebaik-baiknya seadil-adilnya memegang teguh Undang Undang...
- Advertisement -

Nila Karyani Guru SMPN 3 Depok Terpilih Menjadi Ketua MGMP Bahasa Sunda SMP/MTs Kota Depok

Pergantian pengurus dalam organisasi merupakan suatu dinamika yang tidak bisa dihindari, bahkan sepertinya harus dilakukan sebagai sebuah proses menuju perbaikan dan peningkatan program. Dengan...

Jurnalis Depok Peringati HPN 2021: Mengenang 25 Tahun Pembunuhan Udin Pahlawan Pers

DEPOK - Dalam rangka memperingati Hari Pers Nasional 2021, para jurnalis di Kota Depok yang tergabung di Depok Journalist Club (DJC) akan menyelenggarakan  rangkaian...

DEPOK ZONA MERAH COVID-19 DI BODETABEK

DEPOK- Kota Depok memiliki tingkat yang keakutan tinggi dalam penularan COVID-19 di antara kota dan kabupaten lain yang berbatasan dengan episentrum DKI Jakarta terhadap...

Berita Terkait

Kadiskominfo: Warga Depok Bisa Manfaatkan Aplikasi DSW

MARGONDA - Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Depok Manto, mengajak seluruh masyarakat Kota Depok untuk memanfaatkan aplikasi Depok Single Window (DSW). Pasalnya,...

Kecamatan Limo Siapkan 6.000 Dosis Vaksin, Berikut Link Pendaftarannya

LIMO - Kecamatan Limo menggelar kegiatan gebyar vaksinasi tahap tiga di Kantor Kecamatan Limo selama lima hari, mulai dari 15-19 September 2021. Sebanyak 3.000...

Janji Politik IDRIS-IMAM Kartu Depok Sejahtera Diwujudkan

BALAIKOTA - Pemerintah Kota (Pemkot) Depok resmi meluncurkan Kartu Depok Sejahtera (KDS) di aula Teratai Balaikota Depok Rabu (15/09/2021). Ini merupakan program janji Walikota...

Pendaftaran Seleksi Dewan Pengawas PDAM Tirta Asasta Dibuka 13-15 September

SUKMAJAYA - Terhitung tanggal 13-15 September 2021 mulai dibuka pendaftaran untuk Jabatan Dewan Pengawas Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Asasta dari unsur pemerintah...

Hadiri HUT Ke-10 PDAM Tirta Asasta, Walikota Depok Berpesan

“kalau kinerja itu harus, uang itu bonus. Kami berharap cakupan pelayanan PDAM juga ditingkatkan yang saat ini baru 17 persen. Artinya, sebanyak 83 persen...