Home Headline Partai Hanura Rubah Istilah 'Caleg' Menjadi 'Cawara'

Partai Hanura Rubah Istilah ‘Caleg’ Menjadi ‘Cawara’

FOTO: Yoyo Effendi, ketika menjadi narasumber untuk Kader-kader Partai Hanura.

KOTA KEMBANG, ( Detif ) – Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) Kota Depok membuat kejutan baru dengan merubah istilah CALEG (Calon Anggota Legislatif) menjadi CAWARA (Calon Wakil Rakyat).

Hal ini dikumandangkan oleh Yoyo Effendi, Sekretaris DPC Hanura Depok, kepada sejumlah wartawan di Kantor DPC Hanura, Kota Kembang.

“Istilah Legislatif itu kurang membumi dan sulit dimengerti oleh masyarakat bawah, sehingga kami mengganti menjadi Wakil Rakyat. Secara filosofis, kami ingin menjadikan Calon Wakil Rakyat kami nanti benar-benar bisa mewakili rakyat. Jadi, ketika mereka nanti terpilih menjadi Anggota DPRD, mereka tetap sadar bahwa mereka adalah Wakil Rakyat yang harus melayani rakyatnya,” ujar Yoyo Effendi, menjelaskan kepada www.depokinteraktif.com

Yoyo juga menambahkan, bahwasannya saat ini, banyak wakil rakyat yang gayanya seperti bos, sehingga lupa untuk mewakili rakyat.

“Para wakil rakyat kita saat ini lebih banyak negatifnya dari pada positifnya bagi masyarakat. Tidak ada gebrakan dari DPRD untuk rakyat di Depok. Seperti ambil contoh, di TPA Cipayung, itu tidak ada yang namanya pengolahan sampah. Disana yang ada hanya penimbunan sampah. Padahal berapa banyak wakil rakyat dari dapil sana,” ujar Yoyo menambahkan.

Sementara Syamsul Marasabessy, Ketua DPC Partai Hanura Depok, menambahkan bahwa tujuan kami merubah istilah CALEG [Calon Anggota Legislatif] menjadi CAWARA [Calon Wakil Rakyat] adalah karena kami ingin menggunakan bahasa yang lebih indonesianis [bukan hasil adopsi] dan agar mudah dimengerti oleh semua lapisan masyarakat serta dengan harapan dapat menghapus stigmatisasi buruk yang melekat pada kelembagaannya seperti yang terjadi saat ini dan kita ketahui bersama.

DPC Partai Hanura Depok juga berharap agar istilah CAWARA ini bisa digunakan secara nasional oleh DPP Partai Hanura.(tro)

- Advertisement -
- Advertisement -

Jawa Barat

DEPOK ZONA MERAH COVID-19 DI BODETABEK

DEPOK- Kota Depok memiliki tingkat yang keakutan tinggi dalam penularan COVID-19 di antara kota dan kabupaten lain yang berbatasan dengan episentrum DKI Jakarta terhadap...
- Advertisement -

DJC Bagikan Bantuan Sembako dari Qonita

DEPOK - Bertepatan dengan hari Kartini, Bakal Calon (Balon) Walikota Depok dari Partai Persatuan Pembangunan Kota Depok Hj. Qonita Luthfiah, memberikan bantuan Sembako kepada...

Walikota Depok Keluarkan 12 Jurus Pencegah COVID-19

MARGONDA - Dalam melawan penyebaran wabah Virus Corona (Covid-19) ditengah warga, Pemerintah Kota Depok mensosialisasikan 12 cara atau jurus untuk pencegahan penyebaran Covid-19.Walikota Depok Muhammad...

Ndaru Siap Menghadapi pemilihan Duta Baca Jawa Barat

Duta Baca kota Depok Ndaru Luriadi akan mengikuti pemilihan Duta Baca Jawa Barat untuk 2020 yang dilaksanakan di Bandung pada 10 sampai 12 Maret.Pada...

Berita Terkait

Laporan Hasil Pembahasan BANGGAR DPRD Depok Tentang APBD 2019

LAPORAN HASIL PEMBAHASAN BADAN ANGGARAN DEWAN PERWAKILAN RAKYAT DAERAH KOTA DEPOK TERHADAP RAPERDA TENTANG PERTANGGUNGJAWABAN PELAKSANAAN ANGGARAN PENDAPATAN DAN BELANJA DAERAH KOTA DEPOK TAHUN...

Pemkot Izinkan Sholat Idul Adha, Dengan Syarat Tetap Patuh Protokoler Kesehatan

Depok- Pemerintah Kota (Pemkot) Depok memperbolehkan pelaksanaan salat Iduladha di lapangan, masjid, atau ruangan kecuali di wilayah  RW Pembatasan Sosial Kampung Siaga (PSKS). Kebijakan...

Makin Transparan dan Akuntabel, Pemkot Depok Kembali Raih WTP

BALAIKOTA- Pemerintah Kota (Pemkot) Depok kembali mendapatkan Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Provinsi Jawa Barat. Penghargaan yang sudah diraih...

Aktivis Depok Tak Yakin Kasat Lantas Serius Berantas Percaloan SIM

 DEPOK - Gebrakan Kasat Lantas Polres Metro Depok yang baru dalam upaya pemberantasan percaloan di Satpas SIM 1221 Depok, dinilai sejumlah aktivis Kota Depok...