Home Headline Massa PKS Mulai Turun ke Jalan, Tolak Kenaikan BBM

Massa PKS Mulai Turun ke Jalan, Tolak Kenaikan BBM

FOTO: Gerakan Anti Neolib di Indonesia semakin meluas dan rakyat maulai paham tentang penjajahan neoliberalisme. Tinggal dibutuhkan satu Partai yang bisa menjadi pelopor untuk memimpin perlawanan rakyat.

FOTO: Ribuan Kader PKS turun ke jalan menolak kenaikan harga BBM. Sikap politik PKS tersebut mendapat simpatik dari masyarakat yang tidak setuju BBM naik. Karena kenaikan BBM sama dengan mencekik hidup rakyat.

JAKARTA — Tidak hanya memasang spanduk, Partai Keadilan Sejahtera (PKS) juga melakukan menolakan kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi dengan berunjuk rasa. Sekitar 400 kader PKS asal Jakarta turun ke jalan melakukan unjuk rasa di Bundaran Hotel Indonesia, Jakarta, Rabu (12/6/2013) siang.

Mereka berdemonstrasi dengan membawa spanduk berisi penolakan kenaikan harga BBM. Spanduk itu dibentangkan kader PKS hingga mengelilingi Bundaran HI. Ratusan kader lain berkumpul di depan Hotel Kempinski.

Spanduk tersebut berisi berbagai alasan penolakan kenaikan harga BBM, seperti pemerintah tidak serius mengelola sumber energi dan APBN. Alasan lain, rakyat akan semakin susah dan sengsara jika harga BBM naik.

Spanduk tersebut di antaranya bertuliskan “BBM naik ongkos naik, rakyat menderita”, “Mau puasa, mau daftar sekolah, BBM dinaikin? Mimpi kalee”, “BBM naik, sembako naik, rakyat menderita”. Ada pula spanduk berisi ajakan “Rakyat bersatu tolak kenaikan BBM”. Mereka juga membagikan selebaran kepada pengendara yang melintas.

Igo Ilham, anggota DPRD DKI Jakarta asal Fraksi PKS, mengatakan, pihaknya meyakini pengurangan subsidi BBM akan menambah beban ekonomi rakyat kecil. Ia menolak jika pemerintah menyebut rakyat mendukung kenaikan harga BBM.

“Bohong kalau rakyat tidak masalah BBM naik. Ada dua kemungkinan (klaim rakyat mendukung). Mereka memang berbohong atau mereka tidak pernah turun ke bawah,” kata Igo melalui alat pengeras suara.

Menurut Igo, rencana pemberian bantuan langsung tunai sementara (BLSM) jika harga BBM naik hanya untuk menarik dukungan publik di Pemilu 2014.

“Seolah-olah menjadi pahlawan kesiangan yang menujukkan keberpihakan kepada masyarakat. Padahal, itu kebijakan karena tidak mengerti, kebodohan (pemerintah),” ucapnya.

“Apa itu BLSM? BLSM itu ‘beli langsung suara masyarakat’. Mereka berniat mendapat simpati rakyat,” teriak orator lain.

Unjuk rasa hanya berlangsung sekitar dua jam. Sebelum membubarkan diri, mereka menyebut aksi turun ke jalan ini bukan aksi pertama dan terakhir. Dengan jumlah yang lebih banyak, mereka berjanji akan kembali turun ke jalan dengan tuntutan yang sama, yakni pemerintah membatalkan kenaikan harga BBM.

“Kita akan bersama sejumlah elemen masyarakat akan terus melanjutkan. Ini permintaan kita, bukan hanya permintaan PKS saja,” ucap Igo.

Seperti diberitakan, PKS secara resmi belum memutuskan menolak rencana kenaikan harga BBM. Hanya, sejumlah elite PKS di DPP sudah menyampaikan penolakan dengan berbagai alasan. Sikap itu kemudian dikritik berbagai pihak, terutama koalisi pemerintahan.

Sementara di tempat terpisah, Torben Rando selaku Koordinator Nasional KORAN (Koalisi Rakyat Anti Neolib), menyatakan bahwa sikap kader dan simpatisan PKS dalam menolak kenaikan BBM sudah benar, hanya tinggal bagaimana agar Massa PKS bisa menyatu dengan gerakan rakyat dalam melawan kebijakan-kebijakan neoliberalisme yang menghancurkan Bangsa Indonesia.

“Kenaikan BBM dikarenakan adanya intervensi dari kekuatan neoliberalis melalui antek-anteknya di Indonesia. Kami berharap PKS bisa konsisten melawan hal ini bersama seluruh rakyat yang tertindas oleh neoliberal saat ini. Jangan sampai isu kenaikan BBM ini hanya sebatas dijadikan bergaining politik oleh elit-elit PKS, dan akhirnya rakyat yang tertindas makin terjerat dalam jebakan setan,” ujar Torben Rando, usai Konsolidasi Gerakan Anti Neolib di Halaman Balairung Universitas Indonesia.(Hari)

 

 

sumber: Kompas.Com dan DepokInteraktif.Com

- Advertisement -
- Advertisement -

Jawa Barat

Inilah Prediksi 5 Kepala Dinas Terpilih Versi PAD

MARGONDA - Pasca dirilis oleh Kepala BKPSDM tentang 15 nama kandidat Kepala Dinas akan dipilih oleh Walikota Depok 5 nama untuk di lima posisi...
- Advertisement -

Dewan Provinsi Jabar Hasbullah Rahmad Beri Masukan Pada Pemkot Depok

DEPOK – Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat dari Fraksi PAN, HM. Hasbullah Rahmad., S.Pd. M.Hum, merasa prihatin terhadap kondisi pelaku UMKM di Kota Depok...

Pemkot Depok Tambah ABT Untuk Bantu Warga Terdampak Bencana

BALAIKOTA - Pemerintah Kota Depok bergerak cepat menindaklanjuti dampak hujan deras disertai angin kencang yang terjadi pada (21/06) sore, sehingga mengakibatkan rumah dan infrastruktur...

Lolos Babak Kualifikasi Jabar, Walikota Janjikan Bonus Atlet Drum Band

CILODONG - Wali Kota Depok Mohammad Idris berjanji akan memberikan bonus kepada atlet drum band Kota Depok yang akan berjuang untuk lolos babak kualifikasi...

Berita Terkait

Forum Anak Depok Tetapkan Buti Adia Dharma Sebagai Ketua

Buti Adia Darma resmi ditetapkan sebagai Ketua Forum Anak Depok (FAD)  periode 2022-2024. Penetapan tersebut dilakukan melalui Musyawarah Daerah (Musda) Forum Anak Tahun 2021.Kepala...

PDAM Tirta Asasta Depok Maksimalkan Penggunaan Data Logger

depokinteraktif.com - Perkembangan teknologi yang semakin maju pesat, PDAM Tirta Asasta Kota Depok juga mengikuti perkembangan teknologi dengan terus melakukan perubahan dan penyesuaian layanan...

Luar Biasa! Bunda PAUD Kelurahan Tanah Baru Tembus 10 Besar Nasional

BEJI - Bunda PAUD Kelurahan Tanah Baru asal Kota Depok Frina Shaurin  berhasil masuk ke dalam 10 besar penilaian Apresiasi Bunda Pendidikan Anak Usia...

Festival Depok Jaya Menjadi Harapan UMKM Bergeliat Kembali

PANMAS - Kelurahan Depok Jaya berkomitmen menggeliatkan kembali Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di masa pandemi Covid-19. Salah satunya melalui Festival Depok Jaya...

Inilah Prediksi 5 Kepala Dinas Terpilih Versi PAD

MARGONDA - Pasca dirilis oleh Kepala BKPSDM tentang 15 nama kandidat Kepala Dinas akan dipilih oleh Walikota Depok 5 nama untuk di lima posisi...