Home Headline Waspadai Siswa Mampu Titipan Anggota Dewan di PPDB 2013

Waspadai Siswa Mampu Titipan Anggota Dewan di PPDB 2013

MARGONDA – Proses pelaksanaan PPDB (Penerimaan Peserta Didik Baru) 2013 di Kota Depok mendapat pengawasan ketat dari sejumlah relawan peduli pendidikan. Pengalaman tahun 2012, banyak kekisruhan PPDB karena banyaknya titipan siswa anak orang kaya. Pengalaman keributan antara oknum-oknum Anggota DPRD yang nitip siswa dengan Kepala Dinas Pendidikan, yang akhirnya membuat Kepala Dinas Pendidikan mengundurkan diri.

Kekisruhan ini diharapakan oleh sejumlah elemen relawan peduli pendidikan agar tidak terjadi lagi di tahun ini. “Kami telah membentuk tim yang tersebar di 11 Kecamatan, gabungan antara aktivis pergerakan dengan wartawan investigasi, untuk melakukan pengawasan dan investigasi jika ada temuan yang tidak sesuai prosedur,” ujar Haryanto, Tim dari Depok Interaktif Dot Com.

Aktivis REPDEM, Boges Marhaen, menambahkan bahwa proses pengawasan PPDB 2013 ini kita lakukan secara bersama-sama, tujuannya agar memenuhi rasa keadilan bagi siswa kurang mampu. “Kami ingin agar jangan sampai ada rakyat miskin yang tidak sekolah karena tidak punya biaya. Hak untuk sekolah itu di atur dalam UUD 1945, jika ada yang melanggar dan melecehkan UUD 1945 itu adalah pengkhianat rakyat dan harus kita adili bersama-sama,” ujar Boges Marhaen.

Sementara Usman Bangau, Pemuda Kerakyatan, menyatakan bahwa saat ini banyak orang yang ngaku peduli pada PANCASILA sebagai Ideologi Bangsa dan UUD 1945 sebagai aturan tertinggi, namun mereka tutup mata, bungkam, dan bahkan ikut melecehkan UUD 1945. “Pasal demi pasal dalam UUD 1945 sudah jelas, kita tidak perlu terlalu banyak diskusi, sekarang saatnya kita laksanakan PANCASILA dan UUD 1945. Sebab jika siapa pun yang melaksakan diluar dari Pancasila dan UUD 1945, maka dia telah mengkhianati para pejuang dan proklamator kemerdekaan kita,” ujar Bangau, usai demo tolak kenaikan BBM di Jakarta.(ri)

- Advertisement -
- Advertisement -

Jawa Barat

DEPOK ZONA MERAH COVID-19 DI BODETABEK

DEPOK- Kota Depok memiliki tingkat yang keakutan tinggi dalam penularan COVID-19 di antara kota dan kabupaten lain yang berbatasan dengan episentrum DKI Jakarta terhadap...
- Advertisement -

DJC Bagikan Bantuan Sembako dari Qonita

DEPOK - Bertepatan dengan hari Kartini, Bakal Calon (Balon) Walikota Depok dari Partai Persatuan Pembangunan Kota Depok Hj. Qonita Luthfiah, memberikan bantuan Sembako kepada...

Walikota Depok Keluarkan 12 Jurus Pencegah COVID-19

MARGONDA - Dalam melawan penyebaran wabah Virus Corona (Covid-19) ditengah warga, Pemerintah Kota Depok mensosialisasikan 12 cara atau jurus untuk pencegahan penyebaran Covid-19.Walikota Depok Muhammad...

Ndaru Siap Menghadapi pemilihan Duta Baca Jawa Barat

Duta Baca kota Depok Ndaru Luriadi akan mengikuti pemilihan Duta Baca Jawa Barat untuk 2020 yang dilaksanakan di Bandung pada 10 sampai 12 Maret.Pada...

Berita Terkait

26 Oktober PDAM Depok Akan Padam 24 Jam

 SUKMAJAYA – Untuk meningkatkan pelayanan kepada pelanggan, PDAM Tirta Asasta Kota Depok akan melakukan penggantian panel COS (pemindah daya listrik dari PLN ke Generator)...

Diskominfo: M-CAP Sarana Edukasi Untuk Pelanggaran Protokol Kesehatan

 BEJI – Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Depok menurunkan Mobile Community Acces Point (M-CAP) ke setiap lokasi operasi yustisi Gerakan Depok Bermasker. Layanan...

Pemkot Depok Ajak Tokoh Agama Untuk Cegah Penyebaran COVID-19

BALAIKOTA - Penyebaran virus Corona Covid-19 di Kota Depok terus meningkat pesat. Berdasarkan data yang dirilis Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Depok Jumlah...

PDAM Tirta Asasta Perpanjang Program Diskon Hingga 31 Oktober

 Depokinteraktif.com - Melalui Program Sayangi Bumi Bersama (PSBB), Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Asasta kota Depok melakukan perpanjangan program diskon layanan penyambungan baru...

Musisi Agung Saget Kecewa Tak Ada Cawalkot Komitmen Bangun Gedung Kesenian

 DEPOK - Setelah penyair Tora Kundera menyatakan sikap tidak mendukung kedua pasangan Calon Walikota Depok di Pilkada 2020 dikarenakan tidak ada yang mau komitmen...