Home Headline Warga SAD Gelar ‘Yasinan’ Untuk Mengenang Petani Korban Kekerasan TNI

Warga SAD Gelar ‘Yasinan’ Untuk Mengenang Petani Korban Kekerasan TNI

FOTO: Warga Suku Anak Dalam di Jambi melakukan Aksi memperjuangkan hak-haknya.

Ratusan warga Suku Anak Dalam (SAD) dan petani Mentilingan dari desa Bungku, kecamatan Bajubang, Batanghari, menggelar pembacaan Al- Quran surah Yasin bersama-sama di kantor Gubernur Jambi, Senin (10/3/2013).

Pembacaan surah Yasin itu dimaksudkan sebagai bentuk doa dan sekaligus dukungan terhadap perjuangan Puji Bin Tayat, seorang warga SAD yang menjadi korban kekerasan aparat TNI dan security PT. Asiatic Persada, pada Rabu (5/3) lalu.

Berdasarkan pantauan Berdikari Online, massa SAD dan Mentilingan ini tiba di pendopo kantor Gubernur sekitar pukul 08.00 WIB. “Kami datang ke sini untuk menggelar Yasinan akbar di kantor Gubernur. Ini untuk mengenang kawan kami, Puji, yang menjadi korban kekejian aparat TNI dan PT. Asiatic Persada,” ujar Usman, seorang warga SAD 113.

Namun, saat massa aksi berbaris mendekati kantor Gubernur, mereka sempat dihadang oleh aparat kepolisian. Negosiasi pun berlangsung sangat a lot. Akhirnya, beberapa jam kemudian, pihak kepolisian membolehkan warga SAD mendekat ke depan kantor Gubernur.

Mereka langsung duduk dan mengeluarkan kitab Al-Quran dari saku masing-masing. Sebelum pembacaan Surah Yasin dimulai, beberapa petani menyampaikan testimoni.

“Kenapa tentara itu membunuh kawan kita (baca: Puji). Apakah mereka alat perusahaan. Katanya, mereka alat untuk melindungi rakyat, tetapi kok mereka membunuhi kita,” kata Ruslan, seorang warga SAD, saat menyampaikan testimoninya.

Menurut Ruslan, sebagai warga awam, SAD mengenal TNI sebagai aparat keamanan negara. Pihaknya mengaku kaget ketika TNI justru menjadi alat perusahaan Asiatic Persada, yang notabene milik orang Malaysia/Singapura, untuk mengusir warga SAD.

“TNI telah menghianati Pancasila dan UUD 1945. Mereka telah menjadi centeng perusahaan asing. Mereka tak ubahnya security milik perusahaan dengan seragam militer resmi. Mereka menyerupai tentara kompeni,” ujarnya.

Kasmaboti, seorang warga SAD lainnya, tak kuasa menahan air mata ketika menyampaikan testimoninya. “Katanya kami warga negara Indonesia. Kami rakyat Indonesia. Tetapi kok rasanya menjadi orang asing di negeri sendiri. Sementara orang asing menjadi tuan di tanah kami sendiri,” katanya dengan air mata bercucuran.

Sementara itu, aktivis Partai Rakyat Demokratik (PRD) Jambi, Hadi Yatullah, mengingatkan TNI agar tidak lagi masuk dalam ranah konflik agraria. “Kita perlu ingatkan, bahwa tugas TNI adalah angkatan perang melawan ancaman dari luar. Kok sekarang malah menjadi centeng perusahaan di berbagai konflik agraria,” ujarnya.

Hadi juga mengingatkan putusan Mahkamah Konstitusi (MK) terkait pelarangan penggunaan pasal kriminalisasi terhadap perjuangan petani yang hendak memperjuangan hak-haknya yang dirampas oleh perusahaan perkebunan.

Usai menyampaikan testimoni, warga SAD dan petani Mentilingan pun menggelar pembacaan surah Yasin secara bersama-sama di teras kantor Gubernur Jambi.

Andi Saputra

Sumber Artikel: http://www.berdikarionline.com/kabar-rakyat/20140311/warga-sad-gelar-yasinan-untuk-mengenang-petani-korban-kekerasan-tni.html#ixzz2veuYD8q4
Follow us: @berdikarionline on Twitter | berdikarionlinedotcom on Facebook

- Advertisement -
- Advertisement -

Jawa Barat

DEPOK ZONA MERAH COVID-19 DI BODETABEK

DEPOK- Kota Depok memiliki tingkat yang keakutan tinggi dalam penularan COVID-19 di antara kota dan kabupaten lain yang berbatasan dengan episentrum DKI Jakarta terhadap...
- Advertisement -

DJC Bagikan Bantuan Sembako dari Qonita

DEPOK - Bertepatan dengan hari Kartini, Bakal Calon (Balon) Walikota Depok dari Partai Persatuan Pembangunan Kota Depok Hj. Qonita Luthfiah, memberikan bantuan Sembako kepada...

Walikota Depok Keluarkan 12 Jurus Pencegah COVID-19

MARGONDA - Dalam melawan penyebaran wabah Virus Corona (Covid-19) ditengah warga, Pemerintah Kota Depok mensosialisasikan 12 cara atau jurus untuk pencegahan penyebaran Covid-19.Walikota Depok Muhammad...

Ndaru Siap Menghadapi pemilihan Duta Baca Jawa Barat

Duta Baca kota Depok Ndaru Luriadi akan mengikuti pemilihan Duta Baca Jawa Barat untuk 2020 yang dilaksanakan di Bandung pada 10 sampai 12 Maret.Pada...

Berita Terkait

26 Oktober PDAM Depok Akan Padam 24 Jam

 SUKMAJAYA – Untuk meningkatkan pelayanan kepada pelanggan, PDAM Tirta Asasta Kota Depok akan melakukan penggantian panel COS (pemindah daya listrik dari PLN ke Generator)...

Diskominfo: M-CAP Sarana Edukasi Untuk Pelanggaran Protokol Kesehatan

 BEJI – Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Depok menurunkan Mobile Community Acces Point (M-CAP) ke setiap lokasi operasi yustisi Gerakan Depok Bermasker. Layanan...

Pemkot Depok Ajak Tokoh Agama Untuk Cegah Penyebaran COVID-19

BALAIKOTA - Penyebaran virus Corona Covid-19 di Kota Depok terus meningkat pesat. Berdasarkan data yang dirilis Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Depok Jumlah...

PDAM Tirta Asasta Perpanjang Program Diskon Hingga 31 Oktober

 Depokinteraktif.com - Melalui Program Sayangi Bumi Bersama (PSBB), Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Asasta kota Depok melakukan perpanjangan program diskon layanan penyambungan baru...

Musisi Agung Saget Kecewa Tak Ada Cawalkot Komitmen Bangun Gedung Kesenian

 DEPOK - Setelah penyair Tora Kundera menyatakan sikap tidak mendukung kedua pasangan Calon Walikota Depok di Pilkada 2020 dikarenakan tidak ada yang mau komitmen...