Home Headline Pedagang Pasar Agung Tuding Dinkes Tidak Profesional

Pedagang Pasar Agung Tuding Dinkes Tidak Profesional

Sukmajaya, Detif.com – Sejumlah pedagang Pasar Agung Sukmajaya Kota Depok melakukan aksi protes, lantaran Dinas Kesehatan Kota Depok saat melakukan Sidak di pasar tradisional tersebut,Jumat (9/6/2017) terkesan tidak profesional dan mewajibkan para pedagang memiliki ijin Produk-Industri Rumah Tangga (P-IRT).

Irwan salah satu pedagang kelontong sejak tahun 2004, memprotes hal tersebut, pasalnya dirinya tidak pernah mendapatkan informasi terkait dengan harus adanya izin P-IRT di setiap produk pangan.

“Saya mana tahu itu apa, semua pedagang tahunya expired date nya masih lama atau enggak, jangan salahkan kita para pedagang,” kilahnya.

Iwan menuding bahwa apa yang menjadi pertanyaan Dinas Kesehatan salah alamat, sebab dirinya hanyalah seorang pedagang yang tidak pernah mendapatkan informasi yang jelas terkait izin tersebut.

“Kalau mau tanya saja ke pabrik nya, jangan ke pedagang kita hanya tahunya jual saja,” katanya.

Kepala Seksi Perbekalan, sarana dan prasarana serta pengawasan makanan Dinas Kesehatan Kota Depok, Verawati Kasjmir, Apt, mengungkapkan sidak tersebut dalam rangka melindungi konsumen dari bahaya zat berbahaya, yang sering di temukan setiap menjelang Lebaran.

“Kegiatan ini rutin kita lakukan, untuk mengetahui apakah ada bahan makan yang menggunakan bahan-bahan berbahaya seperti formalin,borax dan zat pewarna, untuk itu kita akan mengambil sample yang nanti nya kita akan uji di dalam laboratorium,” paparnya.

Dinkes pun mengambil beberapa sample jenis makan yang di sinyalir menggunakan zat-zat berbahaya,seperti ikan teri,kerupuk dan lain-lain

“Sebetulnya gampang saja, di liat juga bisa seperti ikan teri atau ikan yang di awet kan, kalau mereka menggunakan formalin lalat tidak akan mendekat, sedangkan yang tanpa formalin itu pasti ada lalat nya itu, contoh gampang tetapi untuk lebih meyakinkan kita akan cek di lab,” ujarnya.

Kepala Bidang Sumber Daya Kesehatan, Dinas Kesehatan Kota Depok dr Hidayat mengatakan, kalau ada pedagang yang kedapatkan menggunakan zat-zat berbahaya, pihaknya tidak segan-segan untuk memberikan sangsi.

“Jelas ada sangsi nya untuk para pedagang mulai dari Administrasi berupa denda sampai izin nya kita cabut,” tekannya. (iki)

- Advertisement -
- Advertisement -

Jawa Barat

DEPOK ZONA MERAH COVID-19 DI BODETABEK

DEPOK- Kota Depok memiliki tingkat yang keakutan tinggi dalam penularan COVID-19 di antara kota dan kabupaten lain yang berbatasan dengan episentrum DKI Jakarta terhadap...
- Advertisement -

DJC Bagikan Bantuan Sembako dari Qonita

DEPOK - Bertepatan dengan hari Kartini, Bakal Calon (Balon) Walikota Depok dari Partai Persatuan Pembangunan Kota Depok Hj. Qonita Luthfiah, memberikan bantuan Sembako kepada...

Walikota Depok Keluarkan 12 Jurus Pencegah COVID-19

MARGONDA - Dalam melawan penyebaran wabah Virus Corona (Covid-19) ditengah warga, Pemerintah Kota Depok mensosialisasikan 12 cara atau jurus untuk pencegahan penyebaran Covid-19.Walikota Depok Muhammad...

Ndaru Siap Menghadapi pemilihan Duta Baca Jawa Barat

Duta Baca kota Depok Ndaru Luriadi akan mengikuti pemilihan Duta Baca Jawa Barat untuk 2020 yang dilaksanakan di Bandung pada 10 sampai 12 Maret.Pada...

Berita Terkait

Sambut HUT RI Ke 75, PDAM Tirta Asasta Gelar Diskon 50 Persen

Depokinteraktif - Menyambut hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke 75, Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Asasta kota Depok kembali menggelar diskon untuk registrasi sambungan...

Laporan Hasil Pembahasan BANGGAR DPRD Depok Tentang APBD 2019

LAPORAN HASIL PEMBAHASAN BADAN ANGGARAN DEWAN PERWAKILAN RAKYAT DAERAH KOTA DEPOK TERHADAP RAPERDA TENTANG PERTANGGUNGJAWABAN PELAKSANAAN ANGGARAN PENDAPATAN DAN BELANJA DAERAH KOTA DEPOK TAHUN...

Pemkot Izinkan Sholat Idul Adha, Dengan Syarat Tetap Patuh Protokoler Kesehatan

Depok- Pemerintah Kota (Pemkot) Depok memperbolehkan pelaksanaan salat Iduladha di lapangan, masjid, atau ruangan kecuali di wilayah  RW Pembatasan Sosial Kampung Siaga (PSKS). Kebijakan...

Makin Transparan dan Akuntabel, Pemkot Depok Kembali Raih WTP

BALAIKOTA- Pemerintah Kota (Pemkot) Depok kembali mendapatkan Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Provinsi Jawa Barat. Penghargaan yang sudah diraih...