Home Headline Berujung Ricuh, MPPKD Usir Transmart Depok

Berujung Ricuh, MPPKD Usir Transmart Depok

Pancoran Mas, Detif.com – Dituding menjadi penyebab biang kemacetan dan mematikan pedagang tradisional, Masyarakat Peduli Pembangunan Kota Depok (MPPKD) dan Serikat Pedagang Pasar Tradisional (SPPT) Kota Depok, meluncurkan aksi demonstrasi yang berujung ricuh, lantaran dibubar paksa aparat kepolisian, di Jalan Dewi Sartika, Kelurahan Depok, Kecamatan Pancoranmas, Selasa, (4/07/17).

Unjuk rasa tersebut menuntut pusat perbelanjaan TransMart di Jalan Dewi Sartika segera ditutup oleh Pemkot Depok.”.Benar, kami menggelar aksi unjuk rasa meminta agar pusat perbelanjaan TransMart di Jalan Dewi Sartika segera ditutup. Sebab ini menjadi penyebab biang kemacetan dan mematikan pedagang tradisional,” tegas Koordinator Aksi, Tora Kundera.

Tora mengingatkan, bahwa instansi terkait yakni, penegak hukum untuk dapat mengusut dan membongkar kasus perijinan TransMart yang diduga kuat ada gratifikasi.

“Pasalnya, pusat perbelanjaan megah didirikan di kawasan yang seharusnya di peruntukannya sebagai pemukiman padat penduduk dan dekat pelintasan rel kereta yang sehari-harinya selalu padat kendaraan.

“Maka dari itu, sekali lagi kami menuntut agar Transmart Dewi Sartika segera ditutup karena bikin macet dan mematikan pedagang tradisional,” tandasnya.

Pembubaran paksa tersebut dilakukan akibat belum memiliki Surat Tanda Terima Pemberitahuan (STTP), dan melakukan aksi bakar-bakaran yang dikhawatirkan dapat menganggu aktifitas masyarakat.

Kapolsek Pancoran Mas, Kompol Hamonangan Nadapdap ketika membubarkan demonstran, sempat meminta STTP namun mereka tidak bisa menunjukkannya.

Ketua LSM Kapok, Kasno mengklaim aksi mereka sebelumnya sudah menyampaikan surat pemberitahuan kepada pihak Kepolisian.”Kami sebelumnya sudah ijin, kenapa dilarang” kilahnya.

Kericuhan pun terjadi pasalnya pihak demonstran tidak bisa menunjukkan STTP, sehingga sejumlah kordinator aksi unjuk rasa akhirnya diamankan ke kantor kepolisian Polsek Pancoran Mas.(iki)

- Advertisement -
- Advertisement -

Jawa Barat

DEPOK ZONA MERAH COVID-19 DI BODETABEK

DEPOK- Kota Depok memiliki tingkat yang keakutan tinggi dalam penularan COVID-19 di antara kota dan kabupaten lain yang berbatasan dengan episentrum DKI Jakarta terhadap...
- Advertisement -

DJC Bagikan Bantuan Sembako dari Qonita

DEPOK - Bertepatan dengan hari Kartini, Bakal Calon (Balon) Walikota Depok dari Partai Persatuan Pembangunan Kota Depok Hj. Qonita Luthfiah, memberikan bantuan Sembako kepada...

Walikota Depok Keluarkan 12 Jurus Pencegah COVID-19

MARGONDA - Dalam melawan penyebaran wabah Virus Corona (Covid-19) ditengah warga, Pemerintah Kota Depok mensosialisasikan 12 cara atau jurus untuk pencegahan penyebaran Covid-19.Walikota Depok Muhammad...

Ndaru Siap Menghadapi pemilihan Duta Baca Jawa Barat

Duta Baca kota Depok Ndaru Luriadi akan mengikuti pemilihan Duta Baca Jawa Barat untuk 2020 yang dilaksanakan di Bandung pada 10 sampai 12 Maret.Pada...

Berita Terkait

Presidium Aktivis Depok Salut Dengan Kinerja Kejaksaan Depok Dalam Pemberantasan Korupsi Di Depok

KOTA KEMBANG - Pasca Ekspose Kinerja Kejaksaan Negeri Depok pada 12 Januari 2021 yang dihadiri oleh perwakilan Jurnalis dan Aktivis di Kantor Kejaksaan Negeri...

Nama Dokter JW Karundeng Diusulkan Jadi Nama RSUD Di Tapos

DEPOK – Puluhan aktivis Kota Depok yang tergabung di dalam Presidium Aktivis Depok kembali melontarkan gagasan cemerlang untuk Pemerintah Kota Depok.Nama Dokter J.W. Karundeng...

Anggota Dewan: Kasatpol PP Depok Harus Jawab Kritikan Warga Dengan Bukti Kinerja

KOTA KEMBANG - Maraknya berita Toko Miras Ilegal di Dekat Kantor Satpol PP Depok di jajaran jalan Margonda yang sudah bertahun-tahun menjadi toko besar...

PDAM Tirta Asasta Bermitra Baik Dengan Media Untuk Sosialisasikan Program dan Informasi Ke Pelanggan

EKBIS - PDAM Tirta Asasta Kota Depok selama bertahun-tahun terus membangun kemitraan dengan media yang ada di Depok melalui program sosialisasi dan informasi ke...