Home Headline Kajari Depok : Mantan Anggota KSP Pandawa Dapat Terjerat Pidana

Kajari Depok : Mantan Anggota KSP Pandawa Dapat Terjerat Pidana

Foto : ndi

Kota Kembang, Detif.com – Aksi Unjuk Rasa sejumlah mantan anggota Koperasi Simpan Pinjam (KSP) Pandawa, yang menuding ada ‘kong kalikong’ dalam masa sidang Salman Nuryanto alias Dumeri, pimpinan Koperasi pandawa dan 24 orang atau Leader Diamond lain yang memasuki 14 kali sidang Pengadilan Negeri (PN) Depok dibantah Kajari Depok.

Secara tegas Kajari Depok, Sufari, membantah dugaan adanya ‘dil-dil’ dari pertemuan antara oknum Jaksa, Hakim dan Pengacara terdakwa kasus pandawa pada tanggal 26 Oktober 2017 lalu, adalah masalah persidangan pandawa. Dalam keterangannya, Ketua pengadilan mengutus salah seorang hakim untuk berkoordinasi dengan pihak kejaksaan. Bersamaan dengan itu, salah seorang saksi yang notabenenya korban, didampingi penasehat hukumnya.

“Kedatangan Hakim diperintah Ketua Pengadilan dan pertemuan itu sifatnya kebetulan. Selain itu, ada surat resmi pemanggilan untuk para saksi. Makanya mereka datang ada pemanggilan secara resmi didampingi kuasa hukum untuk persidangan selanjutnya. Intinya, tidak ada intimidasi, dan jelas mereka kapasitasnya sama,” terang Kajari, saat Unras tersebut berlangsung,Kamis (2/11/2017).

Aksi Unras eks anggota KSP Pendawa Di depan PN Depok , kamis (02/11/2017). Foto : ndi

Mengenai persoalan TPPU, Sufari menjelaskan, dalam berkas tersebut memang belum menyidik persoalan TPPU. Sementara ini masih dalam berkas, baru menyangkut tindak pidana Perbankan, karena mengumpulkan dana harus ada ijin dari pemerintah. Kedua di alternatifkan ke UU Hukum Pidana Pasal penggelapan.

“Untuk sementara ini hasil penyidikan tindak pidana perbankan dan penggelapan. tentu ini jadi kewenangan penyidik, sebab untuk tindak pidana umum bukan kewenangan kejaksaan,”Jelasnya.

Namun begitu, Ia mengutarakan massa yang melakukan demo sesungguhnya kapasitas sama dengan mereka, yakni level Leader Diamond (terdakwa koperasi pandawa-red)). Namun baru sebagai saksi, belum bisa ditingkatkan statusnya sebelum ada penyidikan. Namun tidak menutup kemungkinan bila hasil penyidikan, mereka didapati terjerat hukum pidana, lantaran level mereka sama dengan para terdakwa.

“Dari fakta persidangan, mereka ini statusnya sama, hanya saat ini masih sebagai saksi atau Leader Diamond KSP Pandawa,” pungkas Kajari. (Andi)

- Advertisement -
- Advertisement -

Jawa Barat

DEPOK ZONA MERAH COVID-19 DI BODETABEK

DEPOK- Kota Depok memiliki tingkat yang keakutan tinggi dalam penularan COVID-19 di antara kota dan kabupaten lain yang berbatasan dengan episentrum DKI Jakarta terhadap...
- Advertisement -

DJC Bagikan Bantuan Sembako dari Qonita

DEPOK - Bertepatan dengan hari Kartini, Bakal Calon (Balon) Walikota Depok dari Partai Persatuan Pembangunan Kota Depok Hj. Qonita Luthfiah, memberikan bantuan Sembako kepada...

Walikota Depok Keluarkan 12 Jurus Pencegah COVID-19

MARGONDA - Dalam melawan penyebaran wabah Virus Corona (Covid-19) ditengah warga, Pemerintah Kota Depok mensosialisasikan 12 cara atau jurus untuk pencegahan penyebaran Covid-19.Walikota Depok Muhammad...

Ndaru Siap Menghadapi pemilihan Duta Baca Jawa Barat

Duta Baca kota Depok Ndaru Luriadi akan mengikuti pemilihan Duta Baca Jawa Barat untuk 2020 yang dilaksanakan di Bandung pada 10 sampai 12 Maret.Pada...

Berita Terkait

PDAM Tirta Asasta Lanjutkan Promo Gratis Penyambungan Baru Hingga Maret 2021

DEPOK - Dalam rangka perluasan jaringan dan pelanggan, PDAM Tirta Asasta Kota Depok terus memberikan kemudahan kepada para pelanggan, khususnya untuk pemasangan baru. Setelah...

Disdik Lucurkan Channel Youtube Belajar Bersama

BALAIKOTA - Dinas Pendidikan Kota Depok meluncurkan channel Youtube "Belajar Bersama Disdik Depok Provinsi Jawa Barat" sebagai sarana pembelajaran di rumah untuk pelajar dari...

Presidium Aktivis Depok Salut Dengan Kinerja Kejaksaan Depok Dalam Pemberantasan Korupsi Di Depok

KOTA KEMBANG - Pasca Ekspose Kinerja Kejaksaan Negeri Depok pada 12 Januari 2021 yang dihadiri oleh perwakilan Jurnalis dan Aktivis di Kantor Kejaksaan Negeri...

Nama Dokter JW Karundeng Diusulkan Jadi Nama RSUD Di Tapos

DEPOK – Puluhan aktivis Kota Depok yang tergabung di dalam Presidium Aktivis Depok kembali melontarkan gagasan cemerlang untuk Pemerintah Kota Depok.Nama Dokter J.W. Karundeng...