Home Headline Bareskrim Polri Serahkan Berkas Dugaan Penipuan First Travel Kepada Kejari Depok

Bareskrim Polri Serahkan Berkas Dugaan Penipuan First Travel Kepada Kejari Depok

Kota Kembang, Detif.com  – Berkas perkara tiga bos First Travel yaitu Andika Surachman,  Anniesa Hasibuan dan Kiki Hasibuan dari Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri dilimpah ke Kejaksaan Negeri (Kejari)  Depok, baik ke tiga tersangka, alat bukti dan seluruh aset yang di sita Bareskrim Polri.

“Penyerahan berkas ke tiga tersangka tersebut dilakukan jajaran Subdit V Ditipidum Bareskrim Polri, kepada Kajari Depok Sufari disaksikan JPU dari Kejaksaan Agung (Kejagung) Harga  Jerman,” kata Kabag Penerangan Umum Divisi Humas Mabes Polri,  Kombes Pol Martinus Sitompul,  Kamis (7/12).

Berkas ketiga tersangka dugaan penipuan ribuan orang seluruh Indonesia berangkat umroh, telah lengkap sehingga penyidik menyerahkan ke kejari Depok. Selanjutnya akan dipelajari Tim JPU Kejaksaan Agung (Kejagung)  dan Kajaksaan Depok.

SIAPKAN DELAPAN JAKSA
Sementara itu, Koordinator JPU Kejagung Heri Jerman didampingi Kajari Depok Sufari,  mengatakan pihaknya akan menyiapkan delapan orang jaksa, terdiri empat Jaksa Kejagung dan empat jaksa Kejari Depok untuk menanggani kasus dugaan penipuan ribuan nasabah calon umroh oleh fisrt travel.

Ada sekitar 807 item atau jumlah barang yang disita baik bergerak maupun dokumen yang diserahkan ke kejaksaan Depok antara lain 774 gaung,  11 unit mobil mewah,  tiga rumah,  satu apartemen,  satu gedung kantor dan uang sakitar Rp. 1.539.715.000. yg dititipkan ke rekening Kejaksaan dari rekening Polri. dan Ketiga Tersangka dititipkan dilapas Cilodong Depok.

Kajari Depok Sufari,  menambahkan pihaknya telah siap menerima pelimpahan berkas tahap 2 untuk kasus dugaan penipuan first travel, ribuan calon jamaah umroh termasuk penitipan barang bukti delapan mobil mewah seperti Hummer,  Alphahard, suzuki pajero,  fortuner, VW TDi,  Minibus Hiace,  sirion dan Honda city.

Ke tiga tersangka yaitu Andika, Anniesa dan Kiki Hasibuan, menjadi tersangka kasus dugaan penipuan dan penggelapan uang milik 64.685 jemaah yang hendak umrah dengan total kerugian mencapai Rp 924.995.500.000.

Ketiga tersangka tersebut dijerat dengan pelanggaran Pasal 378 KUHP dan atau Pasal 372 KUHP juncto Pasal 55 KUHP, Pasal 3 dan Pasal 5 Undang-undang Nomor 8 Tahun 2010 tentang TPPU. dengan ancama hukuman 20 tahun kurungan penjara.( Andi)

- Advertisement -
- Advertisement -

Jawa Barat

DEPOK ZONA MERAH COVID-19 DI BODETABEK

DEPOK- Kota Depok memiliki tingkat yang keakutan tinggi dalam penularan COVID-19 di antara kota dan kabupaten lain yang berbatasan dengan episentrum DKI Jakarta terhadap...
- Advertisement -

DJC Bagikan Bantuan Sembako dari Qonita

DEPOK - Bertepatan dengan hari Kartini, Bakal Calon (Balon) Walikota Depok dari Partai Persatuan Pembangunan Kota Depok Hj. Qonita Luthfiah, memberikan bantuan Sembako kepada...

Walikota Depok Keluarkan 12 Jurus Pencegah COVID-19

MARGONDA - Dalam melawan penyebaran wabah Virus Corona (Covid-19) ditengah warga, Pemerintah Kota Depok mensosialisasikan 12 cara atau jurus untuk pencegahan penyebaran Covid-19.Walikota Depok Muhammad...

Ndaru Siap Menghadapi pemilihan Duta Baca Jawa Barat

Duta Baca kota Depok Ndaru Luriadi akan mengikuti pemilihan Duta Baca Jawa Barat untuk 2020 yang dilaksanakan di Bandung pada 10 sampai 12 Maret.Pada...

Berita Terkait

DPRD Depok Laporkan Hasil Pembahasan Rancangan APBD Secara Virtual

Kota Kembang – Sidang rapat paripurna DPRD Kota Depok digelar melalui tatap muka atau virtual, Senin (23/11/2020). Sidang yang mengagendakan penyampaian laporan hasil pembahasan...

Kabar Baik! Status Resiko Covid-19 Kota Depok Kini Kembali Oranye

Depokinteraktif.com - Pemerintah Kota (Pemkot) Depok kembali menyampaikan perkembangan Covid-19 di Kota Depok. Melansir dari situs, data.covid19.go.id, status resiko Kota Depok per 16 November...

Cegah KDRT, DPAPMK Depok Bentuk Gugus Tugas Tingkat Kecamatan

Depokinteraktif.com - Sebagai upaya meminimalisir kasus Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) di Kota Depok, Dinas Perlindungan Anak Pemberdayaan Masyarakat dan Keluarga (DPAPMK) lebih masif...

26 Oktober PDAM Depok Akan Padam 24 Jam

 SUKMAJAYA – Untuk meningkatkan pelayanan kepada pelanggan, PDAM Tirta Asasta Kota Depok akan melakukan penggantian panel COS (pemindah daya listrik dari PLN ke Generator)...

Diskominfo: M-CAP Sarana Edukasi Untuk Pelanggaran Protokol Kesehatan

 BEJI – Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Depok menurunkan Mobile Community Acces Point (M-CAP) ke setiap lokasi operasi yustisi Gerakan Depok Bermasker. Layanan...