Home Headline DPO Terpidana Korupsi Kejari Ende NTT, Diringkus Di Cinere Depok

DPO Terpidana Korupsi Kejari Ende NTT, Diringkus Di Cinere Depok

Depok, Detif.com – Sekian lama menghilang pasca di vonis oleh Mahkamah Agung (MA) 11 Januari 2018 lalu, akhirnya tim gabungan personel Kejari Ende dan Kejari Depok, mengeksekusi Daftar Pencarian Orang (DPO) Terpidana perkara korupsi Kejari Ende, Nusa Tenggara Timur (NTT) atas nama Samuel Matutina dirumahnya, di wilayah Kecamatan Cinere, Kota Depok, pada Senin malam (19/02/2018).

Boss PT.Srikandi Mahardika Utama itu, ditangkap atau dieksekusi oleh Abdon Calfari Kasi Intel Kejari Ende, Daniel de Rozari Kasi Pidsus Kejari Depok, dan Tohom Hasiholan Jaksa Pidsus Kejari Depok.

Pasca melakukan penangkapan, Kasi Pidsus Kejari Depok Daniel De Rozari menerangkan, penangkapan atau eksekusi DPO terpidana Kasus Korupsi bernama Samuel, dilaksanakan berdasarkan sprin Kepala Kejaksaan Negeri Ende nomor : prin-03/P.3.14/Fu.1/02/2018 tanggal 19 Februari 2018, yaitu tentang melaksanakan putusan Mahkamah Agung RI nomor : 447K/Pidsus/2015 tanggal 11 januari 2018 yang telah memutus dan menyatakan Samuel Matutina selaku Direktur PT.Srikandi Mahardika Utama, terbukti melakukan tindak Pidana Korupsi.

Sebagai pimpinan kontraktor pelaksana pengadaan pompa distribusi air, tahun anggaran 2004 di Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Kelimutu Kabupaten Ende, tandas Daniel, Samuel Matutina terbukti bersalah melakukan tindak pidana korupsi, yang merugikan keuangan Negara sebesar Rp.186.451.811,-

“Terdakwa melanggar Pasal 2 ayat 1 UU No 31/1999 Jo UU No. 20/2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo Pasal 55 ayat 1 ke 1 KUHP jo Pasal 64 ayat 1 KUHP”, terangnya, Jumat (23/02/2018).

Kasi Pidsus Kejari Depok itu menegaskan, Mahkamah Agung saat sidang tingkat Kasasi, menghukum Terpidana Samuel dengan Pidana penjara 4 tahun dan denda 200 juta rupiah, subsider pidana kurungan 6 bulan. Selain itu terpidana juga dihukum membayar uang pengganti sebesar Rp.186.451.811,- subsider 1 tahun penjara.

Sementara itu, Jaksa Pidsus Kejari Depok Tohom Hasiholan mengungkapkan, sebelumnya di tingkat Pertama, oleh Jaksa Penuntut Umum Kejari Ende, Samuel dituntut 6 tahun 6 bulan penjara, namun diputus oleh Pengadilan Tipikor saat sidang digelar di PN Kupang, dengan vonis hanya 2 tahun penjara, yang juga dikuatkan oleh Pengadilan Tinggi Kupang di tingkat Banding.

“Akan tetapi di tingkat kasasi MA, oleh Majelis Hakim yang di ketuai Artidjo Alkostar, vonis terhadap Samuel diperberat menjadi 4 tahun penjara”, pungkasnya. (Andi)

- Advertisement -
- Advertisement -

Jawa Barat

DEPOK ZONA MERAH COVID-19 DI BODETABEK

DEPOK- Kota Depok memiliki tingkat yang keakutan tinggi dalam penularan COVID-19 di antara kota dan kabupaten lain yang berbatasan dengan episentrum DKI Jakarta terhadap...
- Advertisement -

DJC Bagikan Bantuan Sembako dari Qonita

DEPOK - Bertepatan dengan hari Kartini, Bakal Calon (Balon) Walikota Depok dari Partai Persatuan Pembangunan Kota Depok Hj. Qonita Luthfiah, memberikan bantuan Sembako kepada...

Walikota Depok Keluarkan 12 Jurus Pencegah COVID-19

MARGONDA - Dalam melawan penyebaran wabah Virus Corona (Covid-19) ditengah warga, Pemerintah Kota Depok mensosialisasikan 12 cara atau jurus untuk pencegahan penyebaran Covid-19.Walikota Depok Muhammad...

Ndaru Siap Menghadapi pemilihan Duta Baca Jawa Barat

Duta Baca kota Depok Ndaru Luriadi akan mengikuti pemilihan Duta Baca Jawa Barat untuk 2020 yang dilaksanakan di Bandung pada 10 sampai 12 Maret.Pada...

Berita Terkait

PDAM Tirta Asasta Lanjutkan Promo Gratis Penyambungan Baru Hingga Maret 2021

DEPOK - Dalam rangka perluasan jaringan dan pelanggan, PDAM Tirta Asasta Kota Depok terus memberikan kemudahan kepada para pelanggan, khususnya untuk pemasangan baru. Setelah...

Disdik Lucurkan Channel Youtube Belajar Bersama

BALAIKOTA - Dinas Pendidikan Kota Depok meluncurkan channel Youtube "Belajar Bersama Disdik Depok Provinsi Jawa Barat" sebagai sarana pembelajaran di rumah untuk pelajar dari...

Presidium Aktivis Depok Salut Dengan Kinerja Kejaksaan Depok Dalam Pemberantasan Korupsi Di Depok

KOTA KEMBANG - Pasca Ekspose Kinerja Kejaksaan Negeri Depok pada 12 Januari 2021 yang dihadiri oleh perwakilan Jurnalis dan Aktivis di Kantor Kejaksaan Negeri...

Nama Dokter JW Karundeng Diusulkan Jadi Nama RSUD Di Tapos

DEPOK – Puluhan aktivis Kota Depok yang tergabung di dalam Presidium Aktivis Depok kembali melontarkan gagasan cemerlang untuk Pemerintah Kota Depok.Nama Dokter J.W. Karundeng...