Home Headline Arloji Sejati Itu Bernama MARSINAH

Arloji Sejati Itu Bernama MARSINAH

Oleh: Torben Rando Oroh, (Mantan Aktivis Liga Mahasiswa Nasional Demokrasi & Anggota Komite Sastra Dewan Kesenian Depok)

Marsinah adalah seorang aktivis dan buruh pabrik Jaman Pemerintahan Orde Baru, berkerja pada PT. Catur Putra Surya Porong, Sidoarjo, Jawa Timur yang diculik dan kemudian ditemukan terbunuh pada 8 Mei 1993 setelah menghilang selama tiga hari.
Lahir pada 10 April 1969 di Kabupaten Nganjuk dan meninggal pada8 Mei 1993, dimakamkan diMakam Pahlawan Buruh “MARSINAH”. Pahlawan Buruh tersebut mendapat penghargaan dari Penghargaan Yap Thiam Hien.

Marsinah adalah sosok pejuang bagi buruh sekaligus simbol ketidakadilan dan penindasan. Kematiannya pada 8 Mei 1993 lalu, tidak hanya mengingatkan tentang perjuangan yang belum tuntas, namun juga menginspirasi Sapardi Dojo Damono. Kisah Marsinah abadi dalam sajak berjudul Dongeng Marsinah.

Sajak Dongeng Marsinah salah satunya muncucl dalam buku kumpulan sajak Sapardi berjudul Melipat Jarak.

Sajak tentang buruh pabrik arloji di Sidoarjo itu ditulis dalam enam bagian. Lewat sajak yang berima, Sapadi melantunkan kisah Marsinah sekaligus menggambarkan kekejaman yang harus dialaminya, di akhir masa hidupnya.

Dongeng Marsinah

/1/

Marsinah buruh pabrik arloji,

mengurus presisi:

merakit jarum, sekrup, dan roda gigi;

waktu memang tak pernah kompromi,

ia sangat cermat dan pasti.

Marsinah itu arloji sejati,

tak lelah berdetak

memintal kefanaan

yang abadi:

“kami ini tak banyak kehendak,

sekedar hidup layak,

sebutir nasi.”

/2/

Marsinah, kita tahu, tak bersenjata,

ia hanya suka merebus kata

sampai mendidih,

lalu meluap ke mana-mana.

“Ia suka berpikir,” kata Siapa,

“itu sangat berbahaya.”

Marsinah tak ingin menyulut api,

ia hanya memutar jarum arloji

agar sesuai dengan matahari.

“Ia tahu hakikat waktu,” kata Siapa,

“dan harus dikembalikan

ke asalnya, debu.”

/3/

Di hari baik bulan baik,

Marsinah dijemput di rumah tumpangan

untuk suatu perhelatan.

Ia diantar ke rumah Siapa,

ia disekap di ruang pengap,

ia diikat ke kursi;

mereka kira waktu bisa disumpal

agar lenkingan detiknya

tidak kedengaran lagi.

Ia tidak diberi air,

ia tidak diberi nasi;

detik pun gerah

berloncatan ke sana ke mari.

Dalam perhelatan itu,

kepalanya ditetak,

selangkangnya diacak-acak,

dan tubuhnya dibirulebamkan

dengan besi batangan.

Detik pun tergeletak

Marsinah pun abadi.

/4/

Di hari baik bulan baik,

tangis tak pantas.

Angin dan debu jalan,

klakson dan asap knalpot,

mengiringkan jenazahnya ke Nganjuk.

Semak-semak yang tak terurus

dan tak pernah ambil peduli,

meregang waktu bersaksi:

Marsinah diseret

dan dicampakkan —

sempurna, sendiri.

Pangeran, apakah sebenarnya

inti kekejaman? Apakah sebenarnya

sumber keserakahan? Apakah sebenarnya

azas kekuasaan? Dan apakah sebenarnya

hakikat kemanusiaan, Pangeran?

Apakah ini? Apakah itu?

Duh Gusti, apakah pula

makna pertanyaan?

/5/

“Saya ini Marsinah,

buruh pabrik arloji.

Ini sorga, bukan? Jangan saya diusir

ke dunia lagi; jangan saya dikirim

ke neraka itu lagi.”

(Malaikat tak suka banyak berkata,

ia sudah paham maksudnya.)

“apa sebaiknya menggelinding saja

bagai bola sodok,

bagai roda pedati?”

(Malaikat tak suka banyak berkata,

ia biarkan gerbang terbuka.)

“Saya ini Marsinah, saya tak mengenal

wanita berotot,

yang mengepalkan tangan,

yang tampangnya garang

di poster-poster itu;

saya tidak pernah jadi perhatian

dalam upacara, dan tidak tahu

harga sebuah lencana.”

(Malaikat tak suka banyak berkata,

tapi lihat, ia seperti terluka.)

/6/

Marsinah itu arloji sejati,

melingkar di pergelangan

tangan kita ini;

dirabanya denyut nadi kita,

dan diingatkannya

agar belajar memahami

hakikat presisi.

Kita tatap wajahnya

setiap hari pergi dan pulang kerja,

kita rasakan detak-detiknya

di setiap getaran kata.

Marsinah itu arloji sejati,

melingkar di pergelangan

tangan kita ini.

- Advertisement -
- Advertisement -

Jawa Barat

Wakil Ketua PWI Depok Rahmat Tarmuji Hadiri Undangan HPN PWI Jawa Barat 2021

CIANJUR - Acara Puncak HPN PWI Tingkat Jawa Barat digelar di Kabupaten Cianjur. Hari Pers Nasional (HPN) 2021 Tingkat Jawa Barat ini dijadikan momentum...
- Advertisement -

Setelah Tertunda, Ridwan Kamil Akhirnya Lantik IDRIS-IMAM

 BANDUNG - “Demi Allah saya bersumpah, akan memenuhi kewajiban saya, sebagai Wali Kota Depok/Wakil Wali Kota Depok dengan sebaik-baiknya seadil-adilnya memegang teguh Undang Undang...

Nila Karyani Guru SMPN 3 Depok Terpilih Menjadi Ketua MGMP Bahasa Sunda SMP/MTs Kota Depok

Pergantian pengurus dalam organisasi merupakan suatu dinamika yang tidak bisa dihindari, bahkan sepertinya harus dilakukan sebagai sebuah proses menuju perbaikan dan peningkatan program. Dengan...

Jurnalis Depok Peringati HPN 2021: Mengenang 25 Tahun Pembunuhan Udin Pahlawan Pers

DEPOK - Dalam rangka memperingati Hari Pers Nasional 2021, para jurnalis di Kota Depok yang tergabung di Depok Journalist Club (DJC) akan menyelenggarakan  rangkaian...

Berita Terkait

Pasien Sembuh Covid Di Depok Terus Bertambah Menjadi 1.154 Orang

BALAIKOTA - Pemerintah Kota (Pemkot) Depok kembali memperbarui data perkembangan kasus virus Corona atau Covid-19. Berdasarkan data yang dirilis per tanggal 23 Juli 2021,...

Sudah 100 Persen Cairkan Insentif Nakes, Mendagri Kasih ‘Jempol’ Untuk Pemkot Depok

BALAIKOTA - Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian mengapresiasi upaya Pemerintah Kota (Pemkot) Depok yang sudah mencairkan insentif untuk tenaga kesehatan (nakes). Insentif tersebut sudah...

SELAMAT HARI ANAK NASIONAL 2021

Hari Anak adalah pengingat bagi kita untuk terus mempersiapkan generasi penerus bangsa.Selalu berikan yang terbaik untuk anak, gunakan Air PDAM sebagai sumber air utama...

SELAMAT HARI BHAKTI ADHYAKSA KE-61

PDAM Tirta Asasta Kota Depok mengucapkanSelamat Hari Bhakti Adhyaksa Ke-61 “Berkarya Untuk Bangsa”#pdamtirtaasasta #pdamkotadepok

Hari Bhakti Adhyaksa Ke-61, Kejari Depok Gelar Baksos dan Webminar Wawasan Hukum

CILODONG - Kejaksaan Negeri Depok melaksanakan kegiatan Bhakti Sosial dalam rangka memperingati Hari Bhakti Adhyaksa (HBA) ke-61 Tahun 2021 dan Hari Ulang Tahun (HUT)...